Cari

Arrahmah.Com

Berita Dunia Islam dan Berita Jihad Terdepan

Tag

obama

Penasihat Obama Akan Ajukan Pengadilan Militer Untuk Sidangkan Tersangka 11 September

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Penasihat Gedung Putih siap untuk merekomendasikan pada presiden agar menyidang tersangka insiden 11 September, Khalid Sheik Mohammed, melalui pengadilan militer, bukan pengadilan sipil, Washington Post melaporkan pada hari Jumat (5/3).

Penasihat Presiden Barrack Obama mengklaim saat ini berada di bawah tekanan dari Kongres tentang di mana dan bagaimana untuk menuntut tersangka, kutip Washington Post dari sumber-sumber resmi yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Jaksa Agung Eric Holder mengumumkan November lalu bahwa Khalid Sheik Mohammed dan empat tersangka lainnya harus dipindahkan dari penjara militer AS di Guantanamo Bay, Kuba, ke New York untuk melakukan persidangan di pengadilan federal sipil.

Obama memilih untuk menyidangkan beberapa tersangka ‘terorisme’ di pengadilan sipil sebagai simbol komitmennya terhadap supremasi hukum, namun para pengkritik berpendapat bahwa Muhammad bisa saja menggunakan pengadilan untuk mempengaruhi orang lain dengan pandangan politiknya dan New York mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai risiko keamanan di gedung pengadilan yang hanya terletak beberapa blok dari gedung World Trade Center.

Muhammad dituduh mendalangi serangan 11 September 2001 terhadap New York dan Washington yang kemudian dijadikan dalih oleh AS untuk menginvasi di Afghanistan dan Irak di bawah bendera perang melawan terorisme yang digongkan oleh mantan Presiden George W. Bush. Muhammad ditangkap di Pakistan pada tahun 2003. (althaf/xnh/arrahmah.com)

Penyambutan Obama Dibahas di Rapat Kabinet

JAKARTA (Arrahmah.com) – Indonesia, khususnya wilayah Jakarta bersiap-siap menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Persiapan penyambutan Obama itu kini tengah dibahas dalam rapat kabinet di Istana Negara.

Rapat dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), didampingi Wakil Presiden, Boediono. Turut hadir beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

“Sidang kabinet bidang Polhukam kali ini akan membahas masalah penegakan hukum, penanggulangan teroris, peningkatan kerja sama internasional termasuk kesiapan kita menerima kepala negara dalam waktu dekat mendatang,” ujar Presiden dalam sambutan pembukaan sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/3).

Sementara itu, menurut Kapuspen TNI Marsda Sagom Tamboen saat mengunjungi Mabes Polri, mengenai pengamanan tidak ada hal khusus atau berlebihan.

“Persiapan itu disesuaikan dengan perkembangan. Kita tidak terlalu berlebihan, yang jelas tujuan pengamanan harus tercapai. Artinya, selama tamu berada, mulai dari datang dan selama di sini sampai meninggalkan Indonesia, kita berharap berjalan lancar,” ujarnya.

Sagom menambahkan, apa yang dilakukan TNI untuk pengamanan terhadap Obama layaknya negara yang kedatangan tamu negara atau tamu kehormatan, yaitu melaksanakan tugas sebaik-baiknya. (okz/arrahmah.com)

Jamuan Ramadhan Obama Di Gedung Putih

Obama Menjamu Para Tamunya Dengan 'Ramah' Dan 'Merangkul Dunia Islam'

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Presiden kulit hitam pertama AS Barack Obama mengadakan jamuan makan malam di Gedung Putih untuk menghormati bulan suci Ramadhan, tidak lain adalah dalam rangka merebut simpati dari dunia muslim agar mengeratkan hubungannya dengan AS.

Para duta besar, pejabat tinggi pemerintahan, dan anggota Kongres lainnya hadir bersama Obama di Gedung Putih pada Selasa (31/8) untuk ‘menghormati’ pernyataan laki-laki yang memiliki nama tengah ‘Hussein’ ini yang menyebutkan bahwa “Islam adalah agama yang luar biasa” dan komitmennya untuk mewujudkan ‘keadilan dan kemajuan’.

“Sumbangan orang Muslim pada Amerika Serikat tidak bisa diuraikan, terlalu banyak, karena orang Muslim tidak bisa dipisahkan dari berbagai komunitas dan negara kami,” kata Obama pada saat berbuka.

Duta Besar Israel untuk Washington, Michael Oren, juga menghadiri jamuan tersebut.

Obama menarik simpati para petinggi yang hadir saat itu dengan mengutip perkataan petinju terkenal Amerika Muslim, Muhammad Ali Clay.

“Beberapa tahun lalu, dia (Ali) menerangkan cara pandang ini… Ali mengatakan: sungai, kolam, danau dan kali – semuanya mempunyai nama berbeda, tetapi semuanya berisi air. Seperti halnya semua agama, semuanya berisi kebenaran,” kata Obama.

Jamuan Gedung Putih saat Ramadhan ini bukan hal yang baru. Mantan presiden AS sebelumnya, George W. Bush, pun melakukan yang sama. Setiap Ramadhan selama delapan tahun masa jabatannya, Bush melakukan jamuan berbuka di Gedung Putih.

Sejak resmi memasuki kantornya, Januari lalu, Obama mencoba untuk melakukan pendekatan baru terhadap dunia muslim. Ia berusaha untuk ‘merangkul’ dunia muslim, mendamaikan hubungan AS dengan negara-negara Muslim, yang memburuk setelah AS menginvasi Irak tahun 2003.

Jelas sekali upaya Obama untuk menumpulkan kesadaran dunia Muslim atas berbagai macam agenda AS yang sedang dijalaninya. Jamuan makan ini merupakan rangkaian selanjutnya dari kunjungan Obama ke Turki dan Mesir.

“Amerika bukan, dan tidak akan pernah, memerangi Islam.” Itulah salah satu ucapan yang dilontarkan Obama yang riuh ditepuki dan membuat para penguasa muslim merasa nyaman untuk terus tunduk pada kepentingan AS.

Obama pun menerbitkan sebuah rekaman video yang berisi pesan bagi Muslim sebelum Ramadhan baru-baru ini. Ia menyatakan dalam video tersebut bahwa Ramadhan merupakan bulan yang mengingatkan agar Muslim dan Kristian saling berbagi, termasuk  bulan yang mengingatkan kita untuk terus menumbuhkan keadilan, kemajuan, toleransi, dan martabat kemanusiaan. (althaf/dbs/arrahmah.com)

Atas ↑