Geert Wilders-Parlemen Inggris, ‘Nonton Bareng’ Film Fitna

LONDON (Arrahmah.com) – Politisi Belanda yang sangat anti-Islam, Geert Wilders, tiba di Inggris pada hari Jumat (5/3) di tengah-tengah pesta kemenangan pemilu yang akan membuatnya kembali memasuki pemerintahan dalam hitungan bulan. Setelah dilarang untuk datang beberapa waktu lalu oleh Jacqui Smith, mantan Sekretaris Negara, kali ini sebaliknya, dia diundang untuk datang ke parlemen Inggris oleh Lord Pearson dari Rannoch, para pemimpin UKIP, untuk mempertontonkan film kontroversial Fitna. Hal ini telah memicu kemarahan meluas karena Wilders benar-benar melakukan pelecehan terhadap isi Al Quran. Film yang yang dirilis pada tahun 2008 itu disaksikan oleh lebih dari 60 orang, termasuk empat orang anggota … Lanjutkan membaca Geert Wilders-Parlemen Inggris, ‘Nonton Bareng’ Film Fitna

Lagi, Tentara Salibis Inggris Tumpas Di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Sebuah bom tepi jalan kembali mengakhiri hidup salah seorang tentara salibis Inggris di selatan Afghanistan. Kematiannya ini menyebabkan Inggris harus kehilangan 211 personil militernya yang ditugaskan untuk ‘menangani’ konflik perang di Afghanistan. Menteri pertahanan Inggris mengatakan pada Kamis (3/9) bahwa tentaranya tewas setelah kendaraan yang ia tumpangi terkena ledakan di provinsi Helmand. Juru bicara Satuan Tugas Inggris di Helmand mengkonfirmasi insiden tersebut, dengan mengatakan bahwa militernya “ditimpa kesedihan mendalam atas kematian tentara pemberani ini.” Pemberontakan sudah menghebat di provinsi timur dan selatan Afghanistan, di mana tentara asing kelabakan karena telah kehilangan beberapa basisnya yang telah direbut oleh … Lanjutkan membaca Lagi, Tentara Salibis Inggris Tumpas Di Afghanistan

Lagi, NATO Harus Hadapi Bulan Mematikan Dalam Peperangannya

KABUL (Arrahmah.com) – Aksi pemboman mujahidin kembali menewaskan empat pasukan NATO, dua orang berkewarganegaraan Amerika dan dua orang dari Inggris. Insiden kematian tentara ‘penjaga keamanan dunia’ itu menutup bulan yang mematikan bagi angkatan perang AS serta sangat menampar bagi panglima NATO yang begitu percaya diri dengan strategi barunya untuk menyerang mujahidin Taliban. Militer AS mengungkapkan dua tentaranya yang terbunuh pada Senin (31/8) dalam pemboman terpisah di selata Afghanistan, namun tidak memberikan keterangan yang terperinci mengenai insiden tersebut. Kematian dua orang tentara itu menjadikan jumlah tentara AS yang tewas di Afghanistan selama bulan Agustus mencapai 47 orang, lebih banyak ketimbang bulan … Lanjutkan membaca Lagi, NATO Harus Hadapi Bulan Mematikan Dalam Peperangannya

Brown Akan Melakukan Rekonsiliasi Dengan Taliban?

KABUL (Arrahmah.com) – Perdana menteri Inggris, Gordon Brown, mengungkapkan strategi barunya dalam perang Afghanistan pada hari Sabtu (29/8), termasuk proses rekonsiliasi yang kontroversial dengan mujahidin Taliban dan mempercepat pelatihan angkatan perang Afghan agar bisa menggantikan pasukan NATO. Di tengah-tengah surutnya dukungan publik terhadap perang Afghanistan, Brown memanfaatkan kunjungannya ke basis militer Inggris di provinsi Helmand untuk memberikan informasi pembuka mengenai strateginya itu yang diklaim akan mampu meminimalisasi jumlah korban dari pihak Inggris. Salah satu sumber terdekat Brown mengusulkan negosiasi dengan mujahidin Taliban dan membujuk mereka agar mengubah keberpihakan menjadi salah satu komponen kunci bagi usaha perang Inggris. Ia menambahkan, “Semakin … Lanjutkan membaca Brown Akan Melakukan Rekonsiliasi Dengan Taliban?

Brown Berjanji Akan Memberikan Bantuan Lebih Banyak Untuk Memerangi Taliban

KABUL (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown melakukan kunjungan dadakan, mendatangi kamp militer tentara kafir Inggris di Afghanistan, berjanji akan memberikan bantuan lebih untuk para tentaranya untuk memerangi mujahidin Taliban yang telah menyebabkan meningkatnya jumlah korban tewas di kubu tentara Inggris beberapa bulan terakhir. Di basis militer Inggris di Lashkar Gah, ia menjanjikan akan memberikan lebih banyak perlengkapan perang dan senjata yang dibutuhkan untuk mengatasi meningkatnya serangan bom ranjau. “Mereka tahu alasan kita, mengapa kita ada di sini, adalah untuk membawa ‘kestabilan’ untuk Afghanistan, Taliban tak akan kembali memimpin, tidak ada tempat untuk Al-Qaeda di Afghanistan,” ujarnya optimis. Sementara … Lanjutkan membaca Brown Berjanji Akan Memberikan Bantuan Lebih Banyak Untuk Memerangi Taliban

Inggris Kucurkan 1 Miliar Dolar Untuk Pakistan

LONDON (Arrahmah.com) – Tak mau kalah dengan sekutunya, Amerika Serikat, Inggris pun akan memberikan 665 juta pound (setara dengan $1,08 miliar) sebagai dana bantuan untuk membantu Pakistan menstabilisasi daerah perbatasan yang sarat konflik dan untuk menangkal penyebab munculnya ‘ekstrimisme’, kata perdana menteri Inggris, Gordon Brown, pada hari Jumat (28/8). Brown mengkonfirmasi mengenai pendanaan Inggris ini pada pertemuannya dengan presiden munafik Pakistan Asif Ali Zardari, yang terus menekankan dalihnya tiap kali bertemu dengan para pejabat Barat untuk meningkatkan kemampuan Pakistan dalam memerangi mujahidin. Inggris memiliki kurang lebih 9.000 pasukan yang tengah ditempatkan di Afghanistan. Menurut Brown, tiga per empat rencana para … Lanjutkan membaca Inggris Kucurkan 1 Miliar Dolar Untuk Pakistan

Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi

KABUL (Arrahmah.com) – Duta besar Inggris untuk Afghanistan, Mark Sedwill, memperkirakan bahwa keberadaan negaranya di Afghanistan setidaknya membutuhkan waktu satu generasi hingga selesai. “Kami akan memperkirakan keberadaan Inggris di sini (Afghanistan), untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini setidaknya butuh waktu hingga satu generasi,” ujar Sedwill pada Rabu (26/8), dan menambahkan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam pelatihan dan pembinaan untuk selama bertahun-tahun. Namun, ia memperlihatkan harapan agar militer Inggris tidak lagi berkecimpung di medan perang dalam tiga atau lima tahun. “Saya berharap pasukan Inggris tidak lagi harus terlibat dalam pertempuran tiga atau lima tahun dari sekarang karena sudah seharusnya angkatan … Lanjutkan membaca Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi