Brown Berjanji Akan Memberikan Bantuan Lebih Banyak Untuk Memerangi Taliban

KABUL (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown melakukan kunjungan dadakan, mendatangi kamp militer tentara kafir Inggris di Afghanistan, berjanji akan memberikan bantuan lebih untuk para tentaranya untuk memerangi mujahidin Taliban yang telah menyebabkan meningkatnya jumlah korban tewas di kubu tentara Inggris beberapa bulan terakhir. Di basis militer Inggris di Lashkar Gah, ia menjanjikan akan memberikan lebih banyak perlengkapan perang dan senjata yang dibutuhkan untuk mengatasi meningkatnya serangan bom ranjau. “Mereka tahu alasan kita, mengapa kita ada di sini, adalah untuk membawa ‘kestabilan’ untuk Afghanistan, Taliban tak akan kembali memimpin, tidak ada tempat untuk Al-Qaeda di Afghanistan,” ujarnya optimis. Sementara … Lanjutkan membaca Brown Berjanji Akan Memberikan Bantuan Lebih Banyak Untuk Memerangi Taliban

NATO Melihat Adanya Sinyal Positif Dalam Hubungannya Dengan Rusia

ANKARA (Arrahmah.com) – Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, yang yang sudah menjadikan hubungan dengan Rusia sebagai prioritas tertinggi, mengatakan pada Jumat (28/8) bahwa ia sudah menangkap adanya sinyal positif dalam hubungan NATO dan Moskow. “Kami mempunyai pertentangan dalam beberapa hal. Salah satunya adalah mengenai Georgia, namun mereka sebaiknya tidak mengalihkan fakta bahwa kami memiliki ancaman keamanan yang sama,” kata Rasmussen kepada para wartawan saat kunjungannya ke salah satu anggota NATO, Turki. Pada bulan Juni lalu, NATO dan Rusia melanjutkan kerjasama resmi dengan alasan ancaman keamanan yang tersebar luas, setelah hubungan kedua belah pihak sempat beku akibat intervensi militer Rusia … Lanjutkan membaca NATO Melihat Adanya Sinyal Positif Dalam Hubungannya Dengan Rusia

Pentagon Akui Menahan Berkas-Berkas Media

VIRGINIA (Arrahmah.com) – Militer AS di Afghanistan telah menahan berkas-berkas pemberitaan milik wartawan dan memilah-milah berita perang mana saja yang tergolong ‘positif’, ‘negatif’, dan ‘netral’. Angkatan perang AS di Afganistan mengakui dalam pernyataan yang diumumkan hari Kamis (27/8) bahwa mereka memanfaatkan salah satu kelompok public relation bernama Rendon untuk menganalisis beberapa pemberitaan, termasuk mengelompokkan secara spesifik laporan-laporan mana saja yang ‘positif’, ‘negatif’, dan ‘netral’, agar apa yang dilaporkan oleh media merupakan laporan dan penggambaran yang ‘akurat’ mengenai fakta yang terjadi. “Laporan-laporan kami ini agar wartawan atau agen penyalur berita menilai sendiri,” sebagaimana dipaparkan dalam pernyataan militer tersebut. “Kami menggunakan informasi … Lanjutkan membaca Pentagon Akui Menahan Berkas-Berkas Media

“Aku Baru Berumur 12 Tahun Saat Dikirim ke Guantanamo”

Jawad
Mohammad Jawad

Mohammad Jawad masih terus berjuang menata kembali hidupnya, hilangnya masa kanak-kanak dan remaja setelah selama tujuh tahun berada di Guantanamo, tempat yang terkenal paling “biadab” sedunia.

“Aku tidak melakukan apapun, mereka menangkapku tanpa alasan jelas,” ujar pemuda Afghan yang baru keluar dari Guantanamo beberapa waktu lalu.

Jawad ditangkap pada 2002 silam ketika ia berumur 12 tahun dengan tuduhan telah melemparkan granat ke arah konvoy tentara penjajah AS di Afghanistan. Lanjutkan membaca ““Aku Baru Berumur 12 Tahun Saat Dikirim ke Guantanamo””

Mujahidin Bukan Pelaku Peledakan di Kandahar

KANDAHAR (Arrahmah.com) – Rabu (26/8) jurubicara Imarah Islam Afghanistan, Qari Muhammad Yousuf mengeluarkan statemen yang menyatakan bahwa mujahidin Imarah Islam Afghanistan tidak terlibat sama sekali dengan peledakan di Kandahar yang terjadi beberapa waktu lalu dan banyak merenggut korban sipil. Ledakan terjadi saat para penduduk Afghanistan tengah menanti waktu berbuka puasa.  Ledakan dahsyat yang terjadi membunuh sedikitnya 10 orang tak berdosa.  Semua pihak menyalahkan mujahidin Taliban (Imarah Islam Afghanistan-red) dalam serangan ini, namun mujahidin Imarah Islam Afghanistan bersumpah, mereka tidak melakukannya dan mengutuk peristiwa ini. (haninmazaya/arrahmah.com) Lanjutkan membaca Mujahidin Bukan Pelaku Peledakan di Kandahar

Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi

KABUL (Arrahmah.com) – Duta besar Inggris untuk Afghanistan, Mark Sedwill, memperkirakan bahwa keberadaan negaranya di Afghanistan setidaknya membutuhkan waktu satu generasi hingga selesai. “Kami akan memperkirakan keberadaan Inggris di sini (Afghanistan), untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini setidaknya butuh waktu hingga satu generasi,” ujar Sedwill pada Rabu (26/8), dan menambahkan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam pelatihan dan pembinaan untuk selama bertahun-tahun. Namun, ia memperlihatkan harapan agar militer Inggris tidak lagi berkecimpung di medan perang dalam tiga atau lima tahun. “Saya berharap pasukan Inggris tidak lagi harus terlibat dalam pertempuran tiga atau lima tahun dari sekarang karena sudah seharusnya angkatan … Lanjutkan membaca Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi

Helikopter AS Buang Kotak Suara Pemilihan Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Helikopter militer AS yang mengangkut kotak berisi kertas suara pemilihan presiden dan dewan provinsi Afghanistan minggu lalu, tiba-tiba membuang beberapa kotak tersebut di beberapa tempat di pegunungan Nuristan, kata pejabat Afghan Rabu (26/8) kemarin. Saat itu, ada sebanyak 50 kotak suara yang diangkut oleh helikopter Chinook dari ibukota provinsi Paroon. “Selama perjalanan, rupanya beberapa barang yang kami bawa terbuang,” dalih pejabat militer AS, Letnan Tommy Groves. Ia mengatakan sekitar 15 dari 25 kotak suara yang jatuh telah ditemukan. Komisi Pemilihan Independen mengatakan bahwa jumlah suara telah dihitung dan totalnya bertambah. Sebagian penambahan suara, yakni sekitar 10%, memihak … Lanjutkan membaca Helikopter AS Buang Kotak Suara Pemilihan Afghanistan

Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 25 Agustus 2009

Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 25 Agustus 2009
Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 25 Agustus 2009

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Selasa pagi mujahidin Imarah Islam Afghanistan menyerang konvoy militer tentara penjajah NATO di daerah Zaman Khel, distrik Chak, provinsi Wardak.  Serangan ini berhasil menghancurkan dua tank musuh melalui tembakan RPG dan membunuh sedikitnya sembilan tentara penjajah di dalamnya.  Di kubu mujahidin tidak terdapat korban. Lanjutkan membaca “Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 25 Agustus 2009”