Brown Akan Melakukan Rekonsiliasi Dengan Taliban?

KABUL (Arrahmah.com) – Perdana menteri Inggris, Gordon Brown, mengungkapkan strategi barunya dalam perang Afghanistan pada hari Sabtu (29/8), termasuk proses rekonsiliasi yang kontroversial dengan mujahidin Taliban dan mempercepat pelatihan angkatan perang Afghan agar bisa menggantikan pasukan NATO. Di tengah-tengah surutnya dukungan publik terhadap perang Afghanistan, Brown memanfaatkan kunjungannya ke basis militer Inggris di provinsi Helmand untuk memberikan informasi pembuka mengenai strateginya itu yang diklaim akan mampu meminimalisasi jumlah korban dari pihak Inggris. Salah satu sumber terdekat Brown mengusulkan negosiasi dengan mujahidin Taliban dan membujuk mereka agar mengubah keberpihakan menjadi salah satu komponen kunci bagi usaha perang Inggris. Ia menambahkan, “Semakin … Lanjutkan membaca Brown Akan Melakukan Rekonsiliasi Dengan Taliban?

Tak Jera, Wilders Kembali Beraksi Lecehkan Nabi Muhammad dan Islam

AMSTERDAM (Arrahmah.com) – Anggota legislator Belanda, Geert Wilders (la’natullaah ‘alayh), kembali melancarkan aksinya menyerang Islam. Dengan kejinya Wilders menyamakan Nabi Muhammad (SAW) dengan seekor babi hanya gara-gara sebuah berita yang melaporkan bahwa pemerintah Arab Saudi kembali mensahkan perkawinan antara anak perempuan berusia 10 tahun dengan laki-laki berumur 80 tahun. Wilders mengatakan pada Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen, bahwa laki-laki 80 tahun itu seperti seekor babi, tepat seperti Nabi Muhammad (SAW) yang menurutnya “biadab karena menikah dengan seorang gadis berumur enam tahun.” Wilders menginginkan Verhagen memanggil duta besar Arab Saudi ke Belanda agar Wilders bisa mengekspresikan sentimennya terhadap perbuatan yang … Lanjutkan membaca Tak Jera, Wilders Kembali Beraksi Lecehkan Nabi Muhammad dan Islam

AS Gerah, Tuduh Pakistan Modifikasi Misilnya Tanpa Izin

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Berdasarkan laporan mengenai uji coba misil rahasia di Pakistan, Washington menuduh Islamabad memodifikasi misil buatan Amerika tanpa izin. Menurut para petinggi AS, uji genarasi baru misil Pakistan yang dilakukan pada 23 April lalu merupakan versi terbaru dari misil anti-ship AS yang dijual ke Pakistan untuk alat pertahanan. Pejabat AS mengklaim bahwa modifikasi tersebut dibuat dalan rangka menambah kemampuan misil dalam menyerang wilayah daratan dan menyebutnya sebagai ancaman baru bagi India, seperti yang dilaporkan oleh New York Times pada Sabtu (29/8). Misil Harpoon anti-ship ini dijual pada Pakistan oleh mantan presiden AS Ronald Reagen selama Perang Dingin tahun … Lanjutkan membaca AS Gerah, Tuduh Pakistan Modifikasi Misilnya Tanpa Izin

Serangan Bom Tewaskan 17 Polisi Boneka Pakistan di Mingora

MINGORA (Arrahmah.com) – Sedikitnya 17 polisi boneka Pakistan tewas dalam sebuah serangan martir di pos kepolisian di wilayah baratlaut Pakistan. Serangan terjadi tepatnya di kota Mingora, Lembah Swat pada Minggu (30/8), merupakan serangan terbesar kedua sejak pemerintah munafik Pakistan mengumumkan keberhasilan dalam operasi militer mereka yang bertujuan “menghabisi” Taliban Pakistan di wilayah Baratlaut Pakistan. “Para polisi tengah memberikan pelatihan di Mingora ketika seorang pengebom masuk ke dalam pos kepolisian dan meledakan diri di sana,” ujar Qazi Ghulam Farooq seperti yang dilansir AFP. Mian Iftikhar Hussain, anggota kementrian informasi di provinsi batas baratlaut menambahkan bahwa beberapa polisi baru yang tengah mendapatkan … Lanjutkan membaca Serangan Bom Tewaskan 17 Polisi Boneka Pakistan di Mingora

Militer Penjajah AS Masih Memegang 9.000 Tahanan Irak

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Militer penjajah AS hingga kini masih menahan sekitar 9.000 penduduk Irak dalam penjara mereka meskipun pada faktanya mereka harusnya telah dibebaskan di bawah Pakta Keamanan Sementara antara Baghdad dan Washington. Statemen militer AS mengklaim pada Minggu (30/8) bahwa mereka telah melepas lebih dari 5.000 tahanan Irak sejak awal tahun ini.  Namun bagaimanapun juga, hingga kini masih ada sekitar 8.947 tahanan di tangan mereka. “Sejak Januari, 1.179 tahanan telah dipindahkan ke tangan pemerintah Irak dan 5.236 telah dibebaskan,” klaim statemen militer AS. Dalam Pakta Keamanan Sementara antara Irak dan AS yang disetujui pada 2008 silam, data seluruh tahanan … Lanjutkan membaca Militer Penjajah AS Masih Memegang 9.000 Tahanan Irak

Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 30 Agustus 2009

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Minggu pagi, sedikitnya sebelas tentara penjajah NATO dan dua tentara boneka Afghan yang tengah melakukan patroli rutin berjalan kaki di distrik Arghandab, provinsi Zabul, tewas akibat sebuah ledakan bom.  Seorang mujahid pemberani melancarkan operasi syahid di hadapan mereka.  Seperti biasa, setelah mujahidin melakukan serangan dan berhasil membunuh banyak tentara musuh, tentara musuh melepaskan tembakan ke berbagai arah sebagai pembalasan dendam dan mengenai sipil Afghan. Media-media internasional dan lokal akan melaporkan bahwa serangan bom “bunuh diri” yang dilakukan oleh Taliban telah memakan korban sipil. Dalam operasi militer lainnya, mujahidin Imarah Islam Afghanistan menyerang konvoy militer gabungan tentara penjajah … Lanjutkan membaca Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 30 Agustus 2009

Arrahmah Bisa Minta Bantuan Dewan Pers

ibnu-hamad
Ibnu Hamad

JAKARTA (Arrahmah.com) – Polisi telah menggeledah dan menyita alat-alat kerja di kantor Arrahmah.com, situs internet milik Mohammad Jibriel yang diduga sebagai penyalur dana Noordin M Top. Hal ini dinilai pengamat media Ibnu Hamad sama dengan melakukan pemberangusan terhadap sebuah media massa.

Menurut Ibnu, polisi seharusnya bisa memisahkan antara posisi Jibriel yang menjadi tersangka dengan media yang dimilikinya. “Jika tindakan tersebut dilihat dan dikaitkan dengan jurnalisme, maka hal itu sangat disayangkan,” ujarnya saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Sabtu (29/8).

Meskipun Jibriel merupakan orang yang diduga sebagai seorang “teroris”, namun belum berarti medianya juga media “teroris”. “Ini yang harus dipisahkan. Sebab ini terkait dengan kebebasan pers,” Ibnu beralasan.

Seseorang, lanjut Ibnu, katakanlah dia seorang teroris, namun tetap tidak bisa dikaitkan dengan media massa yang menghasilkan produk jurnalistik yang dimilikinya. Sehingga, tidak bisa serta merta dikatakan Arrahmah.com sebagai media teroris.

Jika memang Arrahmah.com merupakan media massa, maka hak media tersebut untuk menyampaikan pemberitaan yang diinginkannya. “Jadi harus benar-benar dilihat, apa kontennya terkait, mengajak atau kental dengan tindakan terorisme,” ujarnya.

Lanjutkan membaca “Arrahmah Bisa Minta Bantuan Dewan Pers”