Cari

Arrahmah.Com

Berita Dunia Islam dan Berita Jihad Terdepan

Tanggal

28/08/2009

Pentagon Akui Menahan Berkas-Berkas Media

Tentara AS Di Afghanistan

VIRGINIA (Arrahmah.com) – Militer AS di Afghanistan telah menahan berkas-berkas pemberitaan milik wartawan dan memilah-milah berita perang mana saja yang tergolong ‘positif’, ‘negatif’, dan ‘netral’.

Angkatan perang AS di Afganistan mengakui dalam pernyataan yang diumumkan hari Kamis (27/8) bahwa mereka memanfaatkan salah satu kelompok public relation bernama Rendon untuk menganalisis beberapa pemberitaan, termasuk mengelompokkan secara spesifik laporan-laporan mana saja yang ‘positif’, ‘negatif’, dan ‘netral’, agar apa yang dilaporkan oleh media merupakan laporan dan penggambaran yang ‘akurat’ mengenai fakta yang terjadi.

“Laporan-laporan kami ini agar wartawan atau agen penyalur berita menilai sendiri,” sebagaimana dipaparkan dalam pernyataan militer tersebut.

“Kami menggunakan informasi mengenai latar belakang, termasuk informasi mengenai para reporter dan apa yang telah mereka tutupi baru-baru ini, agar kami bisa mempersiapkan orang-orang yang bisa mereka wawancarai dari pihak kami,” kata militer.

Pengakuan ini muncul untuk menangkis penurunan popularitas peperangan AS di Afghanistan. Sebuah survei belum lama ini menemukan bahwa 51% warga negara Amerika skeptis dengan militer AS dan tdak percaya bahwa peperangan tersebut bermanfaat. (Althaf/arrahmah.com)

Israel Tuntut Harian Swedia Atas Artikal Pencurian Organ Warga Palestina

Harian Aftonbladet Swedia

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Pemerintah Zionis Israel meminta ganti rugi sebesar $7,5 juta dari harian Aftonbladet Swedia atas sebuah artikel yang membeberkan aksi pencurian dan penjualan organ tubuh muslimin Palestina yang dibunuh oleh tentara Israel.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh International Middle East Media Center, pengacara Israel, Guy Ohpir, menentang surat kabar Swedia di Pengadilan Manhattan, dan meminta ganti rugi sebesar $7,5 juta.

Pengacara Israel mengklaim bahwa surat kabar itu anti-Semit, rasis, dan mencemarkan nama baik Israel. Ia pun menganggap bahwa artikel tersebut berisi hasutan agar dunia membenci Yahudi dan tentara Israel. Continue reading “Israel Tuntut Harian Swedia Atas Artikal Pencurian Organ Warga Palestina”

“Aku Baru Berumur 12 Tahun Saat Dikirim ke Guantanamo”

Jawad
Mohammad Jawad

Mohammad Jawad masih terus berjuang menata kembali hidupnya, hilangnya masa kanak-kanak dan remaja setelah selama tujuh tahun berada di Guantanamo, tempat yang terkenal paling “biadab” sedunia.

“Aku tidak melakukan apapun, mereka menangkapku tanpa alasan jelas,” ujar pemuda Afghan yang baru keluar dari Guantanamo beberapa waktu lalu.

Jawad ditangkap pada 2002 silam ketika ia berumur 12 tahun dengan tuduhan telah melemparkan granat ke arah konvoy tentara penjajah AS di Afghanistan. Continue reading ““Aku Baru Berumur 12 Tahun Saat Dikirim ke Guantanamo””

Misil AS Lagi-lagi Bunuh Sipil Pakistan

shamseddin20090827144717734
Pesawat tak berawak "kebanggaan" AS

WAZIRISTAN (Arrahmah.com) – Misil yang ditembakan dari pesawat tak berawak milik tentara penjajah AS kembali memakan korban sipil.  Kali ini, enam sipil Pakistan yang berada di Waziristan Selatan menjadi korban kebiadaban AS.

Seperti biasa, AS berdalih, misil tersebut ditujukan untuk Taliban Pakistan.  Tapi seperti biasa pula, AS tidak mampu membuktikan apapun atas statemennya.

Sebelumnya, mantan amir Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), Beitullah Mehsud dikabarkan oleh media-media internasional dan media lokal Pakistan telah meninggal dalam serangan yang sama (serangan misil) pada 5 Agustus silam.  Hal ini pun segera dibantah oleh mujahidin Taliban Pakistan, dan mereka mengatakan Beitullah Mehsud masih hidup walau dalam keadaan kesehatan yang kurang baik. (haninmazaya/arrahmah.com)

Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 27 Agustus 2009

200972910633558436_5
Mujahidin Afghanistan

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Kamis siang, mujahidin Imarah Islam Afghanistan yang berbasis di Ghazni berhasil menghancurkan tiga tank milik tentara penjajah NATO di beberapa daerah berbeda.

Insiden pertama terjadi di daerah Patak, mujahidin meledakan bom ranjau dengan target konvoy kendaraan militer musuh.  Sebuah tank berhasil dihancurkan dalam serangan ini dan empat tentara penjajah di dalamnya tewas seketika.

Insiden kedua terjadi di distrik Khugiani, mujahidin menyerang tentara penjajah NATO dan tentara boneka Afghan yang tengah mengawal petinggi rejim Kabul.  Dalam serangan ini, dua tank berhasil dihancurkan dan seluruh tentara teroris yang berada di dalamnya tewas di tempat.

Kamis pagi, mujahidin Imarah Islam Afghanistan di distrik Sarchakan berhasil membunuh salah seorang komandan militan yang mendukung pemerintah, Khudiadad.  Peristiwa ini terjadi di Dara Jouz, dalam serangan tiga ajudan komandan munafik tersebut juga ikut terbunuh.  Mujahidin merampas tujuh set AK-47 dalam setelah pertempuran berakhir dan dimenangkan oleh mujahidin.  Pertempuran berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam. (haninmazaya/arrahmah.com)

Serangan Mematikan di Pos Pemeriksaan Polisi Boneka Pakistan

khan20090827211800359
Salah satu polisi yang menjadi korban luka berada di rumah sakit

KHYBER (Arrahmah.com) – Saat ini, aktivitas mujahidin di Pakistan kembali meningkat, kemarin (27/8) sebuah ledakan dahsyat terjadi di pos pemeriksaanpolisi boneka Pakistan di wilayah baratlaut Pakistan, membunuh sedikitnya 21 polisi dan melukai belasan lainnya.

Sumber polisi mengatakan bahwa para penyerang meledakan bom dengan daya ledak tinggi di pos pemeriksaan di perbatasan Torkham, celah Khyber pada Kamis (27/7) malam.

“Ini adalah serangan bom ‘bunuh diri’, sedikitnya 21 polisi tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka,” ujar pejabat tinggi daerah, Tariq Hayat seperti yang dilansir AFP.

Beberapa media melaporkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat, karena beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis. (haninmazaya/prtv/arrahmah.com)

Mujahidin Bukan Pelaku Peledakan di Kandahar

afghanmomentumtalibanwin
Mujahidin Bukan Pelaku Peledakan di Kandahar

KANDAHAR (Arrahmah.com) – Rabu (26/8) jurubicara Imarah Islam Afghanistan, Qari Muhammad Yousuf mengeluarkan statemen yang menyatakan bahwa mujahidin Imarah Islam Afghanistan tidak terlibat sama sekali dengan peledakan di Kandahar yang terjadi beberapa waktu lalu dan banyak merenggut korban sipil.

Ledakan terjadi saat para penduduk Afghanistan tengah menanti waktu berbuka puasa.  Ledakan dahsyat yang terjadi membunuh sedikitnya 10 orang tak berdosa.  Semua pihak menyalahkan mujahidin Taliban (Imarah Islam Afghanistan-red) dalam serangan ini, namun mujahidin Imarah Islam Afghanistan bersumpah, mereka tidak melakukannya dan mengutuk peristiwa ini. (haninmazaya/arrahmah.com)

Akhi (Saudaraku) Jibril, Kami Ingin Menemuimu…!

Muhammad Jibriel Abdul Rahman
Muhammad Jibriel Abdul Rahman

Meskipun sudah empat hari, pen’culik’an pimpinan sekaligus pendiri Ar Rahmah Media, M. Jibril Abdul Rahman terjadi, namun hingga hari ini keberadaan beliau belum diketahui. Majelis Mujahidin yang dipimpin langsung oleh Amir (pimpinan)nya, Ustadz Muhammad Tholib, Ketua Lajnah Tanfiziyah, sekaligus paman beliau, Irfan S Awwas, dan Ustadz Abu Jibril, ayah beliau, Kamis, 27 Agustus 2009 mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan tuntutan dan memastikan keberadaan M Jibril. Bersama perwakilan Majelis Mujahidin dari beberapa daerah, seperti Sumatra, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta, rombongan berangkat dari rumah kediaman Ustadz Abu Jibril di Pamulang.

Continue reading “Akhi (Saudaraku) Jibril, Kami Ingin Menemuimu…!”

Atas ↑