Cari

Arrahmah.Com

Berita Dunia Islam dan Berita Jihad Terdepan

Tanggal

27/08/2009

Dugaan Kuat Penyiksaan CIA Percepat Penyelidikan Lithuania

a1cia_tapes_01_071219_ms
Dugaan Kuat Penyiksaan CIA Percepat Penyelidikan Lithuania

VILNIUS (Arrahmah.com) – Lithuania berjanji akan segera menyelidiki tuduhan bahwa pihaknya terlibat dalam menyediakan tempat rahasia bagi AS dalam melakukan introgasi pada tahanan CIA.

“Lithuania akan segera menyeledikinya,” kata presiden Dalia Grybauskaite pada hari Selasa (25/8). Ungkapan ini merupakan tanggapan terhadap laporan yang menyatakan bahwa negaranya memberikan izin terhadap CIA untuk menggunakan pos peninggalan Soviet sebagai penjara rahasia.

Dalam laporan tersebut dikatakan, Washington memerintahkan CIA untuk membawa tahanannya secara diam-diam ke negara-negara tertentu (termasuk Lithuania) agar bisa melakukan introgasi dengan metode tidak manusiawinya tanpa harus merasa diawasi oleh hukum.

Penjara rahasia itu pun digunakan sebagai penjara persinggahan sebelum para tahanan dibawa ke penjara AS di Guantanamo, Kuba.

“Sungguh disesalkan bahwa negara saya termasuk dalam daftar. Akan segera kami cek apakah hal itu hanya isu atau benar adanya,” tambah Grybauskaite. Tuduhan serupa juga menimpa Polandia dan Romania.

Eropa diketahui sebagai kontributor yang giat mendukung kampanye anti-teror Gedung Putih ketika Lithuania dilaporkan ditutup setelah satu tahun dalam operasinya. (Althaf/prtv/arrahmah.com)

Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi

shafabakhsh20090827051023078
Inggris Akan Tinggal Di Afghanistan Selama Satu Generasi

KABUL (Arrahmah.com) – Duta besar Inggris untuk Afghanistan, Mark Sedwill, memperkirakan bahwa keberadaan negaranya di Afghanistan setidaknya membutuhkan waktu satu generasi hingga selesai.

“Kami akan memperkirakan keberadaan Inggris di sini (Afghanistan), untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini setidaknya butuh waktu hingga satu generasi,” ujar Sedwill pada Rabu (26/8), dan menambahkan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam pelatihan dan pembinaan untuk selama bertahun-tahun.

Namun, ia memperlihatkan harapan agar militer Inggris tidak lagi berkecimpung di medan perang dalam tiga atau lima tahun.

“Saya berharap pasukan Inggris tidak lagi harus terlibat dalam pertempuran tiga atau lima tahun dari sekarang karena sudah seharusnya angkatan perang Afghan membiasakan diri agar kemudian memiliki kemampuan yang cukup besar dan cakap untuk menerima tugas tersebut,” katanya.

Komentar duta besar ini muncul seiring dengan mencuatnya opini dari mayoritas warganegara Inggris yang menentang keterlibatan negara mereka dalam perang Afghanistan. Berdasarkan atas survei terakhir, dua per tiga warga negara Inggris yang dimintai pendapat menganggap peperangan tersebut tidak akan pernah menghentikan agenda perang melawan terorisme yang dipimpin oleh AS. (Althaf/arrahmah.com)

Helikopter AS Buang Kotak Suara Pemilihan Afghanistan

Helikopter AS Buang Kotak Suara Pemilihan Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Helikopter militer AS yang mengangkut kotak berisi kertas suara pemilihan presiden dan dewan provinsi Afghanistan minggu lalu, tiba-tiba membuang beberapa kotak tersebut di beberapa tempat di pegunungan Nuristan, kata pejabat Afghan Rabu (26/8) kemarin.

Saat itu, ada sebanyak 50 kotak suara yang diangkut oleh helikopter Chinook dari ibukota provinsi Paroon.

“Selama perjalanan, rupanya beberapa barang yang kami bawa terbuang,” dalih pejabat militer AS, Letnan Tommy Groves.

Ia mengatakan sekitar 15 dari 25 kotak suara yang jatuh telah ditemukan. Komisi Pemilihan Independen mengatakan bahwa jumlah suara telah dihitung dan totalnya bertambah.

Sebagian penambahan suara, yakni sekitar 10%, memihak kandidat Hamid Karzai dan rivalnya Abdullah Abdullah pun demikian, dan diperkirakan akan dalam pemilihan putaran kedua, persaingan mereka semakin ketat. Namun, lebih banyak penduduk Afghanistan yang memilih untuk tidak memberikan suaranya dalam ajang demokrasi tersebut. (Althaf/rtrs/arrahmah.com)

AS Bantu Mesir Perketat Pengawasan Terhadap Gaza

tarapour20090826050310296
AS Bantu Mesir Perketat Pengawasan Terhadap Gaza

KAIRO (Arrahmah.com) – Pakar militer AS telah memberikan rencana terperinci dan perlengkapan yang berteknologi canggih pada pihak keamanan Mesir untuk membongkar terowongan yang membentang dari Jalur Gaza hingga ke negerinya.

Pejabat AS mengatakan pada Mesir bahwa Kongres telah menyetujui dana sebesar $50 juta untuk melindungi 13,5 kilometer (8,4 mil) perbatasan Mesir dengan Jalur Gaza.

Mereka menambahkan bahwa rencana yang sangat didukung oleh Kongres ini meliputi penyediaan peralatan canggih AS yang nantinya dapat membantu Mesir untuk mencegah terjadinya penyelundupan di perbatasan.

Para petinggi AS itu pun mengunjungi wilayah perbatasan Rafah, tempat diadakannya pertemuan, dan memeriksa terowongan yang berhasil dibongkar dan diledakkan oleh Mesir. Sejauh ini, Mesir mengklaim telah berhasil membongkar lebih dari 300 terowongan.

Mereka pun mengamati pemasangan kamera pengawas dan sistem monitoring yang tengah dipasang di sepanjang perbatasan. AS kemudian berterima kasih pada para pejabat salah satu negeri muslim yang terdekat dengan wilayah konflik Gaza ini karena telah benar-benar mengerahkan usahanya untuk menghancurkan terowongan yang menurut mereka sering dipakai untuk menyelundupkan persenjataan ke Gaza.

Peralatan canggih yang diberikan AS itu dapat mendeteksi seluruh terowongan yang ada dan juga mengawasi pergerakan yang dilakukan di dalamnya.

Akibat blokade udara, darat, dan laut oleh Israel dan Mesir ini, 1,5 juta kaum muslimin di Gaza menggunakan terowongan ‘gelap’ dan membahayakan itu sebagai satu-satunya fasilitas untuk menyalurkan persediaan yang esensial, seperti makanan dan obat-obatan. Dan kini, kesulitan mereka semakin bertambah seiring dengan kerja sama Mesir dengan AS yang semakin memperketat pengawasannya terhadap terowongan Gaza. (althaf/prtv/arrahmah.com)

Penanggulangan Terorisme, dari Temanggung hingga Penangkapan Jibriel

Selasa, 25 agustus 2009, pihak kepolisian Indonesia (polri) kembali mengumumkan daftar nama DPO terbaru untuk kasus terorisme. Nama baru yang muncul adalah “Muhammad Jibriel alias Muhammad Ricky Ardhan”, seperti  yang disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Nanan Soekarna dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Continue reading “Penanggulangan Terorisme, dari Temanggung hingga Penangkapan Jibriel”

Atas ↑