Cari

Arrahmah.Com

Berita Dunia Islam dan Berita Jihad Terdepan

Tanggal

18/08/2009

Proposal Kerjasama Ramadhan 1430 H

Proposal Kerjasama Ramadhan 1430 HPendahuluan

Dunia kaum Muslimin terus bergejolak. Perjuangan Dakwah dan Jihad di berbagai negeri seperti Palestina, Afganistan, Iraq, Sudan, Kashmir, Chechnya, Pattani, dan Moro serta negeri-negeri kaum Muslimin lainnya seakan tak pernah berhenti. Tetapi tidak semua kaum Muslimin di belahan dunia lain – yang relatif aman – memahami latar belakang perjuangan saudara-saudara mereka di negeri-negeri tersebut. Berita-berita yang dihadirkan seringkali bias dan bersumber dari satu arah, yaitu dari kantor-kantor berita asing yang cenderung tidak memihak dan bahkan zalim terhadap fakta-fakta yang terjadi di dunia kaum Muslimin.

Arrahmah Media sebagai institusi yang melahirkan banyak karya mengenai dunia kaum Muslimin yang terwujud dalam situs berita Arrahmah.com, film-film dokumentari A Moslem Muwahhid Film, majalah JihadMagz dan buku-buku biografi tokoh-tokoh dakwah dan Mujahid terkemuka di dunia kaum Muslimin saat ini, menawarkan informasi dari sudut pandang kaum Muslimin dan kebenaran faktual yang sering diabaikan oleh media massa konvensional lainnya.

Karena itu, menyambut bulan Ramadhan 1430 H yang penuh maghfirah, kami dari pihak Arrahmah Media bermaksud menjalin silaturrahmi dengan berbagai kalangan, terutama Masjid dan Kampus agar dapat bekerja sama menyiarkan perkembangan dunia kaum Muslimin saat ini sehingga dapat mengurangi kesalahpahaman yang terjadi akibat kurangnya informasi yang shohih, serta membangun semangat Ukhuwah Islamiyyah demi Izzul Islam wal Muslimin.

Dasar Pemikiran

“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.”

(QS.  Al Baqarah : 183)

Hai orang-orang yang beriman, maukah kalian Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih ? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Itulah yang lebih baik bagi kamu, jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam Jannah (surga) yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Itulah keberuntungan yang besar.”

(QS. Ash Shaff : 10-13)

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”

(QS. Al Hujurat : 6)

Tema dan Agenda Kegiatan

Tema yang  digagas adalah berkaitan dengan upaya membuka wawasan dan kesadaran kaum Muslimin terhadap perkembangan dunia Islam di berbagai belahan dunia saat ini. Adapun tema tersebut bertajuk :

The Muslim World : A Journey

Tema ini dibungkus dalam berbagai bentuk agenda kegiatan selama bulan Ramadhan 1430 H yang meliputi pemutaran film, bedah buku, baazar dan talk show,serta Workshop yang diselenggarakan oleh panitia acara dari kalangan remaja Masjid dan Kampus, dan bekerjasama dengan Ar Rahmah Media sebagai Supporting Acara.

Bentuk Kerjasama

Arrahmah Media menawarkan beberapa bentuk kerjasama yang dapat dilakukan, antara lain :

1. Pemutaran Film

Pihak Arrahmah Media menyiapkan film-film yang diproduksi A Moslem Muwahhid Film, dan narasumber yang membahas isi dan tema film yang diputar. Sedangkan panitia acara menyediakan tempat dan sarana pemutaran film, seperti LCD dan Screen.

2. Bedah Buku dan Baazar

Buku-buku yang bernuansa dakwah, Jihad dan biografi tokoh-tokoh Mujahid di berbagai belahan dunia Islam akan memperkaya wawasan kaum Muslimin dan meningkatkan semangat ukhuwah Islamiyyah. Arrahmah Media menyediakan alternatif bacaan yang layak untuk dibedah dan dikaji, serta narasumber yang kompeten untuk membahasnya. Selain itu memberi diskon khusus bagi panitia yang akan menyelenggarakan baazar buku-buku dan VCD produksi Arrahmah Media.

3. Talk Show

Dunia Dakwah dan Jihad yang marak di berbagai belahan dunia Islam melawan kezaliman atas kaum Muslimin seringkali distigmatisasi dengan “Terorisme”. Lalu bagaimana sesungguhnya kita sebagai kaum Muslimin memandang dan menyikapi hal tersebut. Arrahmah Media menawarkan program Talk Show membahas hakekat Dakwah dan Jihad, serta kaitannya dengan membangun masyarakat Islam yang menebarkan rahmat bagi semesta alam. Dengan nara sumber yang kompeten yang disediakan Arrahmah Media, insya Allah  kita  akan mendapat gambaran indah tentang dakwah dan jihad yang menjadi bagian dari kewajiban kita sebagai kaum Muslimin.

4. Work Shop Media

Saat ini adalah era informasi dan komunikasi. Kehadiran internet mempercepat sampainya informasi dari seluruh belahan dunia, baik yang positif maupun negatif. Ar Rahmah Media menawarkan paket work shop media berupa pelatihan langsung dan pemberian wawasan seputar media, khususnya media Islam. Pelatihan atau work shop meliputi materi-materi pembuatan situs atau blog (wordpress, blogspot), wawasan dunia internet, khususnya cyber jihad, pelatihan penulisan, dan wawasan tentang profil situs Arrahmah.com.

Penutup

Demikian Proposal kerjasama kegiatan Ramadhan ini  kami susun dengan harapan dapat membuka peluang bekerjasama yang saling sinergis dan bermanfaat di antara kita sesama kaum Muslimin, sekaligus sebagai bentuk amaliah positif dalam mengisi hari-hari sepanjang bulan Ramadhan yang penuh barokah. Insya Allah.

Semoga Allah SWT meridhai apa yang telah dan akan kita lakukan sehingga kelak bisa menjadi amal soleh di sisi Allah SWT. Amien Ya Robbal Alamien.

Bintaro, 10 Agustus 2009

Div. Humas Ar Rahmah Media

(Furqon al-Faruq)

Cp. 021-68841087

Roket Mendarat di Istana Kepresidenan di Kabul

Roket Mendarat di Istana Kepresidenan di Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Sebuah roket mendarat di istana kepresidenan di ibukota Afghanistan, Kabul dan roket kedua menghantam basis kepolisian di ibukota tersebut.

Peristiwa terjadi pada Selasa (18/8) pagi, menyebabkan kerusakan cukup parah namun tidak dilaporkan korban tewas atau terluka dalam serangan ini.

Terdapat laporan yang mengatakan jurubicara Imarah Islam Afghanistan (Taliban-red), Zabiullah Mujahid mengklaim tentaranya telah menembakan empat roket pagi ini di ibukota Afghan, namun tidak memberikan detil informasi.

Serangan datang hanya berjarak 48 jam sebelum pemilihan presiden dilaksanakan di negeri tersebut.

Sebelumnya, Taliban berjanji akan mengganggu jalannya pesta demokrasi di negeri muslim Afghanistan dan mereka siap melakukan serangan untuk membuktikannya.

Pada Sabtu (15/8) lalu, operasi syahid menghantam basis militer NATO di ibukota Afghan yang berdekatan dengan Kedutaan AS, berhasil membunuh sedikitnya tujuh tentara kafir dan melukai beberapa lainnya. (haninmazaya/prtv/arrahmah.com)

12 Pengikut Jamaah Tabligh Diciduk Polisi

12 Pengikut Jamaah Tabligh Diciduk Polisi

Banyumas (arrahmah.com) – Perang terhadap terorisme sepertinya makin mengarah pada perang terhadap Islam. Orang yang menampakkan simbol-simbol Islam, seperti laki-laki yang berjenggot, berkupyah, memakai gamis, dan celana cingkrang, dicurigai. Ditambah lagi kalau istrinya berjilbab besar atau bercadar.

Di Banyumas, Jawa Tengah, 12 Orang warga Sulawesi pengikut Jamaah Tabligh diciduk polisi. Ketika diamankan, 12 orang tersebut sedang berada di Masjid Nurul Huda, Desa Sida Kangen, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga.

Hamid, salah seorang warga yang ikut diciduk menjelaskan, 12 orang tersebut adalah warga Sulawesi yang tengah melakukan dakwah dari masjid ke masjid. Sebagaimana kebiasaan pengikut Jamaah Tabligh, mereka tidur dan dakwah di masjid. Mereka telah berada di Masjid Nurul Huda lebih dari 2 minggu.

Karena dicurigai terkait jaringan teroris maka warga sekitar melapor pada polisi yang akhirnya menjemput 12 warga Sulawesi tersebut untuk diperiksa di Polsek Kalimanah.

3 Dari 12 warga Sulawesi tersebut tidak mempunyai identitas. Hingga kini para anggota Jamaah Tabligh tersebut telah dibawa ke Polres Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(voaislam/arrahmah.com)

Pangdam Diponegoro: Lihat Orang Bersorban, Laporkan Saja!

Pangdam Diponegoro: Lihat Orang Bersorban, Laporkan Saja!

SEMARANG (Arrahmah.com) – Berkaitan dengan diperiksanya 9 warga negara Filipina di Mapolda Jateng, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto meminta masyarakat harus lebih peka terhadap ancaman “terorisme”.

“Jika ada orang asing memakai sorban dan jubah serta berjenggot, laporkan saja ke pihak keamanan. Masyarakat harus lebih peka terhadap hal-hal seperti itu,” tegas Pangdam usai mengikuti peringatan detik-detik Proklamasi di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Senin (17/8).

Dikatakan oleh Mayjen Haryadi Soetanto masyarakat Indonesia sekarang ini masih terlalu longgar. Pengamanan sudah dilakukan oleh TNI, namun kesadaran masyarakat terhadap ancaman-ancaman teror bom terlalu rendah.

“Berulang kali terjadi ledakan bom tapi masyarakat malah menganggapnya sebagai sesuatu hal yang biasa. Kepekaan terhadap ancaman teror itu terlalu rendah,” katanya.

Ditambahkan olehnya peristiwa di Temanggung tak perlu terjadi jika masyarakat berperan aktif dan peka terhadap ancaman “terorisme”.

“Padahal potensi teror ada di negeri ini seperti ajaran-ajaran yang tidak benar, kemiskinan dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” jelas Pangdam.

TNI, menurut Pangdam, sudah mengawasi pergerakan masuk keluar warga asing mulai dari pelabuhan serta jalur perbatasan bekerjasama dengan imigrasi.

“Kita tidak bisa menghalang-halangi orang asing yang akan berwisata.
Tapi kalau tidak jelas tujuannya datang ke Indonesia itu menjadi tugas polisi,” ujarnya.

Mengenai 9 warga negara Filipina tersebut, Pangdam mengatakan telah diambil langkah-langkahnya oleh Polda Jateng, dan mereka akan dikembalikan ke negaranya.

“Kalau tidak jelas tujuannya kesini, daripada ngerecokin dan membawa kerusuhan, pulangkan saja,” cetus Pangdam.

Dia menambahkan bahwa harus mulai lebih tegas terhadap hal-hal seperti itu. Negara ini adalah negara hukum sehingga tidak bebas orang bisa keluar masuk seenaknya saja. (okz/arrahmah.com)

Netbook Rp 1 Juta Siap Banjiri Pasar

Netbook Rp 1 Juta Siap Banjiri Pasar

JAKARTA (Arrahmah.com) – Pada akhir tahun, netbook dengan harga sangat murah akan hadir ke tangan konsumen. Netbook murah ini menggunakan prosesor ARM. Vendor PC di China bahkan sudah menjual netbook itu kurang dari Rp 1 juta.

Vendor Lanyu dari Shenzhen China telah membuat netbook paling murah di planet bumi. Netbook yang disebut eBook LY-EB01 itu hanya dibanderol seharga Rp 980 ribu, lebih murah dari ponsel kelas menengah.

Memang dengan harga semurah itu, hardwarenya dalam kategori low-end. Netbook itu mengusung prosesor ARM 266 MHz AK7802Q216, RAM 128 MB, TFT LCD 7 inci 800 x 480, konektifitas Wi-Fi, baterai 1800mAH Li-Ion dan Microsoft WinCE 5.0. Netbook ini juga memiliki modem 56K.

Saat ini netbook tersebut baru tersedia di China dan belum jelas apakah akan dijual di negara lain. Netbook ini sangat berguna untuk mengecek email serta memainkan beberapa game misalnya solitaire.

Netbook murah berkat penggunaan prosesor ARM. Selain perusahaan China Lanyu, beberapa perusahaan Taiwan dilaporkan sudah siap merilis netbook berbasis ARM yang juga disebut smartbook. Netbook itu bahkan akan masuk pasar pada akhir tahun.

Prosesor ARM SnapDragon Qualcomm dan NVIDIA Tegra akan digunakan pada netbook terkenal semacam Asus, Acer dan Foxconn. Bahkan pembuat netbook China yang lain, Compal telah menunjukkan produknya di pameran elektronik terbesar CES. Pembuat netbook lain yang juga melirik potensi ini adalah Inventec dan Mobinnova.

Smartbook itu diposisikan sebagai jembatan antara smartphone dan netbook. Smartbook membawa fitur populer yang ada di smartphone ke dalam gadget yang lebih besar.

Sama seperti smartphone, smartbook menyediakan akses ke internet melalui jaringan seluler. Gadget ini itu selain bisa menyala dengan sekejap, baterainya mampu bertahan hingga 10 jam sekali charge. Produk ini sedikit berbeda dari netbook yang konektifitasnya melalui Wi-Fi.

Smartbook ukuran besar akan memiliki desain sama seperti notebook. Sementara yang lebih kecil akan mirip tablet layar sentuh atau perangkat mobile internet. Smartbook berbeda dengan smartphone yang biasanya memiliki layar maksimum 3,5 inci. Sementara smartbook memiliki layar 5 inci hingga 12 inci.

Sejauh ini sudah 15 vendor termasuk Acer, Samsung, LG, HTC dan Asus yang komitmen akan mengembangkan smartphone atau smartbook Snapdragon. Qualcomm menyebut akan ada 30 produk Snapdragon sebelum akhir tahun ini.

Akhir tahun ini, konsumen diperkirakan akan disuguhi pertarungan yang menarik. Akan terjadi pertarungan yang keras antara netbook Intel Atom yang ada sekarang melawan ARM Cortex A8 yang sudah ditunggu sejak 2007.

Akan terjadi pertarungan sengit di dalam hal harga, performa serta efesiensi baterai. Cortex A8 dinilai lebih murah dan lebih hemat listrik dibandingkan Intel Atom. Lalu apakah smartbook akan bisa meraih sukses? Konsumen diperkirakan akan tertarik dengan penawaran baru smartbook.

“Smartbook mewakili langkah lebih maju dibandingkan fungsionalitas smartphone, Orang yang suka kemampuan e-mail BlackBerry akan tertarik dengan layar yang lebih besar dan mendapat keuntungan dari smartbook yang selalu terkoneksi,” kata Bill Davidson, Vice President Senior Global Marketing Qualcomm.

Google juga akan mempopulerkan smartbook melalui platform mobile Android. Sedangkan pembuat PC termasuk Dell dan HP telah berpengalaman menjalankan Android di netbook.

Apalagi menurut analis Enderle Google Android akan lebih cocok untuk smartbook. Adroid sejak awal didesain untuk prosesor ARM yang menjalankan smartphone. [inilahnews/arrahmah.com]

PKS: Dekati Israel, SBY Ingkari Kontrak Politik (?)

PKS: Dekati Israel, SBY Ingkari Kontrak Politik (?)JAKARTA (Arrahmah.com) – Kecaman terhadap rencana pemerintah membuka hubungan dagang dengan Israel terus berdatangan. Dalam kaitan ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku salah satu partai pendukung pemerintah mulai bersuara.

Mereka protes dengan kebijakan Presiden SBY karena menyalahi kontrak politik yang telah disepakati. “Perjanjian kontrak politik kita 2004-2009 dengan SBY-JK, salah satunya dengan tidak melakukan hubungan dengan Israel,” ujar Humas PKS Mabruri kepada okezone, Selasa (18/8).

Menurutnya, jika SBY kemudian mengingkari  kebijakannya maka PKS akan mengevaluasi kembali. “PKS sudah membuat perjanjian, artinya jika SBY melanggar perjanjian tersebut biar rakyat semua yang menilainya,” ujar Mabruri.

Lebih lanjut Mabruri menambahkan, jika benar pemerintah akan merealisasi hubungan dagang dengan Israel, PKS akan melihat dahulu perkembangannya sampai sejauh mana. “Kita lihat dulu perkembangannya, kita kasih tahu mudhorotnya jika membuka hubungan dengan Israel,” tegasnya.

Bagi Mabruri dan partainya, Israel merupakan negara agresor. Sehingga keputusan menjalin hubungan dengan Israel perlu dikaji lebih dalam, karena bisa menciderai perasaan umat Islam. “Terlebih lagi ini menyambut bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

“Sesungguhnya sesudahku akan ada para pemimpin. Siapa saja yang membenarkan kebohongan mereka dan membantu kezaliman mereka, maka ia bukan bagian dari golonganku, aku bukan bagian dari golongannya dan ia tidak akan merasakan kenikmatan telaga. Sebaliknya, siapa saja yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak membantu kezaliman mereka, maka ia termasuk golonganku, aku pun termasuk golongannya dan ia akan merasakan kenikmatan di talaga bersamaku.” (HR an-Nasai). (okz/arrahmah.com)

Mujahidin Taliban Pakistan: Pemboman Itu Adalah Hadiah Bagi Utusan AS

Mujahidin Taliban Pakistan: Pemboman Itu Adalah Hadiah Bagi Utusan ASISLAMABAD (Arrahmah.com) – Mujahidin Taliban mengaku bertangung jawab atas serangkaian pemboman yang terjadi selama dua minggu ini di lembah Swat dan mengatakan bahwa pemboman terakhir yang terjadi pada hari Senin (17/8) merupakan sebuah pesan yang khusus diberikan pada utusan AS yang sedang berkunjung ke Pakistan bahwa mujahidin masih memiliki kekuatan meskipun angkatan bersenjata Pakistan telah merebut wilayahnya.

Serangan tersebut, yang terjadi bersamaan dengan serangan serupa di sudut lain di barat laut Pakistan, memperlihatkan bahwa mujahidin masih mampu untuk menebar ketakutan bagi para murtadin dan orang-orang kafir, meskipun mereka harus menghadapi tekanan yang cukup besar dari pemerintah maupun media, termasuk pemberitaan mengenai tewasnya pimpinan mujahidin akibat serangan AS pada 5 Agustus lalu.

Perayaan hari kemerdekaan Pakistan oleh penduduk yang kembali ke Swat minggu lalu diwarnai oleh dua ledakan pada Sabtu (15/8) dan Minggu (16/8), adalah yang pertama sejak tentara pemerintah merebut kembali kontrol atas Swat pada Juli silam. Pemboman pertama terjadi di pos pemeriksaan keamanan, menewaskan lima orang. Dua tentara lainnya meninggal dalam serangan serupa setelah salah seorang mujahidin melakukan aksi isytisyhad.

Juru bicara Taliban di Swat mengatakan pada hari Senin (17/8) bahwa mujahidin mengatur waktu serangan agar bertepatan dengan kunjungan utusan AS, Richard Holbrooke, yang sudah ditugaskan untuk mendesak Islamabad melakukan penumpasan terhadap para mujahidin yang mengancam Pakistan dan Afganistan.

“Pemboman ini adalah hadiah untuk Holbrooke,” kata Muslim Khan. “Taliban tidak bisa disisihkan.”

Holbrooke, yang tiba Jumat malam pekan lalu, sudah dijadwalkan untuk pergi ke Mingora, kota utama Swat, pada hari Minggu (16/8) tetapi membatalkannya, dengan dalih cuaca yang tidak bersahabat.

Holbrook bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan, Yousuf Raza Gilani, pada hari Senin (17/8) dan memuji ‘keberhasilan’ tentara pemerintah di Swat dan daerah sekitarnya, berdasarkan keterangan dari staf Gilani.

Gilani berulang kali memohon pada Washington untuk menyediakan pemerintahnya pesawat tempur tanpa awak yang disinyalir ampuh karena telah berhasil membunuh pimpinan tertinggi Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud, di tempat bertahannya di Waziristan Selatan awal bulan ini.

Namun, menurut laporan, AS menolak usulan tersebut.

Pada Senin (17/8), polisi mengklaim mereka menangkap seorang asisten terdekat Mehsud yang sedang diobati di rumah sakit pribadi di Islamabad.

Kebohongan lainnya yang dibuat oleh para murtadin mengenai mujahidin adalah bahwa panglima Qari Saifullah cedera akibat serangan AS Waziristan Selatan, kata dua orang pejabat polisi.

Letnan Kolonel Akhtar Abbas, panglima tentara di Swat, menyangkal tentaranya membunuh mujahidin yang ada di dalam tahanan.

Abbas mengklaim bahwa aksi isytisyhad mujahidin adalah tanda bahwa Taliban frustrasi dan tidak memiliki kekuatan.

“Mereka lari. Mereka bersembunyi. Jika Tuhan berkehendak, kami akan memberangus mereka habis-habisan,” kata Abbas terlalu optimis. (Althaf/arrahmah.com)

Panglima AS Di Irak Menginginkan Penempatan Pasukan Di Wilayah Yang Diperselisihkan

Panglima AS Di Irak Menginginkan Penempatan Pasukan Di Wilayah Yang Diperselisihkan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Panglima tinggi AS di Irak mengatakan bahwa pihaknya ingin menyebarkan tentara Amerika di beberapa wilayah yang diperselisihkan di selatan Irak mengikuti aksi pemboman yang semakin meningkat di wilayah tersebut.

Jenderal Ray Odierno mengatakan tentara AS akan mendampingi pasukan pemerintah Irak dan Kurdi untuk melindungi desa-desa tak terlindungi di sepanjang tanah yang menjadi perselisihan antara Arab dengan KUrdi.

Odierno mengatakan pada Senin (17/8) bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat yang bisa menyatukan kedua kubu yang saling berseteru, baik itu kepemimpinan Kurdi maupun Irak.

Ia pun berdalih bahwa penempatan pasukan AS ini akan dilakukan untuk sementara waktu.

Langkah ini telah menyimpang dari perjanjian keamanan yang disepakati yang menyebutkan bahwa Amerika seharusnya menarik mundur tentaranya dari beberapa wilayah di Irak pada akhir Juni lalu. Namun, sebagai tindakan defensif apologetiknya, Odierno menyatakan bahwa langkah yang diambilnya tidak akan mempengaruhi waktu penarikan mundur keseluruhan tentaranya dari Irak. (Althaf/fox/arrahmah.com)

Serangan Syahid Pada Basis Kepolisian Boneka Di Nazran

Serangan Syahid Pada Basis Kepolisian Boneka Di Nazran

NAZRAN (Arrahmah.com) – Menurut sumber resmi pemerintah, sebuah bom mobil meledak di halaman departemen kepolisian dan departemen dalam negeri di Nazran, saat sejumlah staf dan pegawainya sedang melakukan apel pagi pada hari Senin (17/8) pukul 09.00 waktu setempat.

Menurut laporan EMERCOM Ingushetia, insiden ini menelan korban dalam jumlah yang tidak sedikit, yakni 20 orang tewas dan di atas 130 orang cedera, 20 orang di antaranya ada dalam kondisi yang sangat kritis. Bahkan ada juga yang melaporkan 20 orang belum ditemukan dan kemungkinan tertimpa reruntuhan bangunan.

“Kami belum mengetahui secara pasti jumlah korban yang belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan. Namun kami perkirakan ada 20 orang di sana. Proses pencarian dan penyelamatan tetap dilakukan,” kata perwakilan EMERCOM.

Melihat kondisi kerusakan bangunan yang masih dilalap api yang cukup besar, petugas mengalami kesulitan untuk melakukan pembersihan.

Sampai Senin (17/8) petang, dinyatakan kemungkinan ada lima orang polisi yang masih tertimbun.

Sementara itu, berdasarkan sumber lain, ada sekitar 25 orang dari pihak kepolisian boneka Ingushetia dan Rusia yang tewas.

Sedangkan salah satu sumber lokal Rusia, UlyanovskOnline, melaporkan jumlah korban akibat aksi isytisyhad ini berjumlah 25 orang dari kepolisian Ingushetia, dan hanya satu orang dari pihak Rusia yang mengalami luka, dan 30 mobil milik kepolisian hancur.

Media massa Rusia yang lain melaporkan ada sembilan anak yang ikut terluka dalam kejadian. Namun sayangnya, mereka tidak memberikan penjelasan yang rinci mengenai hal tersebut. (Althaf/arrahmah.com)

Atas ↑