Virus Kampanye Pemilu yang Anti KKN dan Teroris

JAKARTA (Arrahmah.com) “Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan – Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat – SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera,” demikian potongan pesan yang ditampilkan virus Deadlock.

Jika sudah terinfeksi virus ini, Vaksincom menyarankan Anda untuk berhati-hati dan ingat selalu untuk membackup data karena pada tanggal 12 dan 13 nanti Deadlock akan membuat komputer Anda ‘deadlock’ alias dihancurkan semua datanya, baik data di seluruh hardisk, Flashdisk dan O/S Windows sehingga menampilkan pesan NTLDR is Missing.

Dengan mengesampingkan kesalahan ejaan seperti kata ‘prostitusi’ yang ditulis ‘portitusi’ (sudah terbalik menaruh huruf ‘r’ dan ‘o’, huruf ‘s’ juga ketinggalan). Dari sisi penyampaian pesan patut diacungi jempol bahwa pembuat virus ini masih memiliki kepedulian sosial dan rasa kebangsaan yang tinggi.

Tetapi tingkah virus ini merusak data dengan mendelete semua data di hardisk ini yang membuat pesan yang disampaikan kontra produktif. Istilah kata, Wong pesannya suruh jadi orang baik, pembela kebenaran, jangan korupsi, berantas prostitusi …. tapi dirinya sendiri malah menghancurkan data orang lain. Mungkin jika pembuat virus ini menyampaikan dengan cara yang lebih simpatik dan tidak menghancurkan data (EG mengneymbunyikan data) akan lebih relevan dengan pesan yang disampaikan.

Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang dikompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Icon yang digunakan juga tidak disamarkan tetap menggunakan icon aplikasi

Iklan