Tulisan ditandai ‘geert wilders’
Geert Wilders-Parlemen Inggris, ‘Nonton Bareng’ Film Fitna
LONDON (Arrahmah.com) – Politisi Belanda yang sangat anti-Islam, Geert Wilders, tiba di Inggris pada hari Jumat (5/3) di tengah-tengah pesta kemenangan pemilu yang akan membuatnya kembali memasuki pemerintahan dalam hitungan bulan.
Setelah dilarang untuk datang beberapa waktu lalu oleh Jacqui Smith, mantan Sekretaris Negara, kali ini sebaliknya, dia diundang untuk datang ke parlemen Inggris oleh Lord Pearson dari Rannoch, para pemimpin UKIP, untuk mempertontonkan film kontroversial Fitna. Hal ini telah memicu kemarahan meluas karena Wilders benar-benar melakukan pelecehan terhadap isi Al Quran.
Film yang yang dirilis pada tahun 2008 itu disaksikan oleh lebih dari 60 orang, termasuk empat orang anggota majelis tinggi Inggris.
Sesaat kemudian, di hadapan para wartawan, WIlders memaparkan bahwa Islam adalah ideologi totalitarian dan membuat pernyataan yang isinya menghina Rasulullaah Muhammad SAW.
Pada saat yang sama, dia mengatakan dia berharap untuk menjadi perdana menteri setelah pemilu 9 Juni mendatang, meskipun para analis politik Belanda mengatakan ini harapannya itu sulit untuk diwujudkan.
Jika terpilih, Wilders mengatakan berjanji akan menutup semua sekolah-sekolah Islam, melarang pembangunan masjid baru, dan mengusir muslim Belanda jika mereka memiliki kewarganegaraan ganda. (althaf/daily/alj/arrahmah.com).
Tak Jera, Wilders Kembali Beraksi Lecehkan Nabi Muhammad dan Islam

Geert Wilderz (la'natullaah 'alayh) Yang Tak Pernah Puas Lecehkan Islam
AMSTERDAM (Arrahmah.com) – Anggota legislator Belanda, Geert Wilders (la’natullaah ‘alayh), kembali melancarkan aksinya menyerang Islam. Dengan kejinya Wilders menyamakan Nabi Muhammad (SAW) dengan seekor babi hanya gara-gara sebuah berita yang melaporkan bahwa pemerintah Arab Saudi kembali mensahkan perkawinan antara anak perempuan berusia 10 tahun dengan laki-laki berumur 80 tahun.
Wilders mengatakan pada Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen, bahwa laki-laki 80 tahun itu seperti seekor babi, tepat seperti Nabi Muhammad (SAW) yang menurutnya “biadab karena menikah dengan seorang gadis berumur enam tahun.”
Wilders menginginkan Verhagen memanggil duta besar Arab Saudi ke Belanda agar Wilders bisa mengekspresikan sentimennya terhadap perbuatan yang menurutnya tidak manusiawi itu.
Wilders senang dengan meningkatnya dukungan Eropa, sebagaimana negaranya, terhadap pernyataannya mengenai teror yang dilakukan oleh muslim. Dua tahun lalu, dia menyebabkan munculnya protes geram dari kalangan muslim ketika dia menyebarkan film berdurasi 15 menit berjudul Fitna, yang menghubung-hubungkan Islam dengan teror.
Arab News, salah satu harian Arab Saudi melaporkan mengenai pengantin perempuan berusia 10 tahun yang dipersunting oleh seorang laki-laki yang disinyalir berusia 80 tahun. Laki-laki itu pun menyangkal pemberitaan media mengenai usianya.
“Perkawinan saya tidak melanggar Syariah,” kata laki-laki yang tidak ingin disebutkan identitasnya itu pada Arab News. “Pengantin perempuan itu menerima saya dan ada ijab qabul dari ayahnya.” (althaf/arbnws/artzshv/arrahmah.com)