Penanggulangan Terorisme, dari Temanggung hingga Penangkapan Jibriel
Selasa, 25 agustus 2009, pihak kepolisian Indonesia (polri) kembali mengumumkan daftar nama DPO terbaru untuk kasus terorisme. Nama baru yang muncul adalah “Muhammad Jibriel alias Muhammad Ricky Ardhan”, seperti yang disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Nanan Soekarna dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, siapa yang tidak tahu dengan ‘aksi heroik’ Densus 88 (detasemen khusus anti-teror 88) dalam penyerbuan sebuah rumah di daerah Temanggung, Jawa Tengah, yang diduga sebagai tempat persembunyian teroris pelaku peledakan hotel JW Marriot dan Ritz Carlton.
Dalam penyerbuan tersebut dikerahkan 600 aparat terlatih, yang dilengkapi dengan robot pengintai, satuan penembak, bom low explosive, dan alat-alat canggih lainnya hasil sumbangan negara pengobar perang anti terorisme, Amerika serikat.
Dalam penggerebekan tersebut, terdapat banyak kejanggalan. Di antaranya:
1. Hanya terdapat satu orang di dalam rumah. Polisi memberitahukan sudah mengetahui bahwa didalam rumah tersebut terdapat 4 orang, tapi setelah selesai, mengapa hanya terdapat satu orang di rumah tersebut??? Dan hingga hari ini, pihak kepolisian tidak pernah memberi penjelasan.
2. Proses penyergapan yang tidak sesuai UU. Dlm uu, prosedur standar penyergapan adalah dengan di dobrak pintunya, dilempar gas asap, kemudian dimasukkan gas air mata. Otomatis orang yang didalam rumah akan keluar, begitulah seharusnya sebuah penyergapan dilakukan, seperti yang disampaikan oleh dr. joserizal jurnalis, relawan media MER-C. Namun, mengapa pada penyergapan temanggung justru dengan aksi2 brutal??? Seperti peledakan beberapa buah bom dan juga berondongan ratusan peluru.
3. Waktu yang terlalu lama. Sejak siang hari, polisi sudah mulai mengepung rumah tersebut, lengkap dengan ‘dokumentasi live’ stasiun tv lokal. Namun ternyata, 17 jam penyergapan yang ditopang dengan alat2 super canggih hanya untuk melumpuhkan satu orang.
4. Drama yang amatiran. Ketika mulai mendekati rumah, polisi menanyakan kpd orang didalam, “siapa didalam?”, lalu yang didalam menjawab, “Saya nurdin M Top!”. Sebuah drama amatiran yang membuat masyarakat tersenyum geli.
5. Tidak terdapat ceceran darah. Para wartawan yang meliput lokasi kejadian mengatakan bahwa dilokasi penyergapan tidak terdapat ceceran darah, walaupun satu tetes. Lalu, dengan muntahan ratusan peluru senjata canggih tersebut, apa atau siapa yang dijadikan sasaran???
6. Karena tidak terdapat ceceran darah, banyak para tokoh Islam yang mencurigai bahwa sebelumnya Ibrohim telah dibunuh, kemudian ditaruh dirumah tersebut untuk kemudian dilaksanakan skenario penyergapan 17 jam. Hal ini juga sepertinya yang terjadi dengan penyergapan jati asih (Air dan Eko). Karena pada sore hari, air dan eko masih berada di solo. Sedangkan mereka berdua (rohimahullahu ta’ala–insya Allah) disergap dalam keadaan syahid (insya Allah) pada pukul 2 siang.
Itulah beberapa kejanggalan yang dapat kami himpun, wallahu a’lam.
Antara temanggung dan penangkapan Muhammad Jibriel
Ada beberapa hal yang hampir sama dalam kasus tersebut, diantaranya:
1. Penangkapan tidak dilakukan sesuai prosedur. Seharusnya, penangkapan dilakukan dengan membawa surat perintah penahanan, tidak di cegat di tengah jalan kemudian di ‘culik’ , diperlakukan dengan keji dan biadab oleh aparat berpakaian preman.
2. Simpang siur pernyataan pihak kepolisian. Setelah Ust Abu Jibriel mendapat kabar bahwa anaknya –M Jibriel—diculik intel berpakaian preman, beliau hafizhohullohu ta’ala segera mengkonfirmasi pihak kepolisian. Dalam laporan detik.com, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak mengatakan akan mengeceknya karena belum menerima laporan. Namun Kepala Divisi Humas Polri Irjen Nanan Soekarna mengakui bahwa Detasemen Khusus 88 Antiteror telah menangkap Mohamad Jibriel pada sore hari, seperti laporan kompas.com. Bila memang kepolisian sudah menjadikan muh Jibriel sebagai DPO, kemudian melakukan upaya penangkapan, mengapa informasi dari kepolisian sendiri berbeda??? Lalu mengapa penangkapan itu harus dengan gaya ‘culik-menculik’???
Semoga Allah ta’ala melindungi saudara kita Muhammad Jibriel dari keganasan makar musuh Allah. Amin. [tegoeh]
Aparat hampir sama dengan keparat
cah angon
27/08/2009 pada 7:54 am
saya adalah satu dari muslim di indonesia yg ingin negeri ini damai aman sejahtera, saya bangga dgn semangat saudara2 mujahidin di indonesia untuk berjihad, tp apakah pas kalau jihad/bom bunuh diri dilakukan di indonesia???
saya pikir jihad kita akan pas kalau kita lakukan di PALESTINA. saudara kita membutuhkan “bomb bunuh diri ini”
hamba alloh
28/08/2009 pada 10:03 am
Smg Allah melindungi org2 yg ttp istiqomah djalan Dien.. Haq dg batil tdk akan pernah bs kompromi. Allahuakbar..!
Nashr udin
27/08/2009 pada 7:57 am
semoga alloh melindungi umatnya dari aksi teroris, aksi yang menamakan jihad. sebuah pemahaman yang teramat sempit. jihad kok yang dibunuh orang muslim juga.
hamba alloh
28/08/2009 pada 9:52 am
di Bali khan ada tempat yg khusus bagi kaum homo & lesbi, kenapa ga tempat itu aja yg dibom.. mnrt pandangan saya orang awam lebih jihad bila bom diledakkan ditempat maksiat seperti itu daripada diledakkan ditempat umum seperti JW Mariot
rokim
28/08/2009 pada 3:27 pm
apakkah kamu mengira kamu akan masuk syurga sedangkan kamu belum mendapatkan cobaan sebagaimana nabi beserta orang orang terdahulu
gigi
27/08/2009 pada 8:09 am
Wamakaru Wamakaralloh,AllohuAkbar AllohuAkbar AllohuAkbar!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
mafud
27/08/2009 pada 8:13 am
Hanya Alloh Pelindungku…………………..
mafud
27/08/2009 pada 8:15 am
Hai tentara kekafiran LaknatuLLah, jangan kau sangka jihad umat ini akan pernah berhenti meskipun kalian teror dengan cara-cara murahan. Sesungguhnya para mujahiddin tidak akan pernah berhenti berjuang di jalan kemuliaan ini, hingga kami memperoleh dua keuntungan; hidup mulia atau mati syahid.. .. !!
” orang-orang yang beriman berperang di jalan ALLah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan Thogut, sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah.” ( QS. An-Nisaa : 76 )
Ya ALLah. . . . Lindungilah saudara kami dari makar-makar penguasa Thogut besera antek-anteknya dan mudahkanlah urusanya. ( amiiiin )
aya miza
27/08/2009 pada 8:24 am
Turut menyesalkan. Arahmah adalah penyampai kabar jihad terbaik, berani, lugas. Smoga seperti al Jazeera nya Arab. Penyitaan komputer arrahmah sangat ugal2an.
Ayub
27/08/2009 pada 8:25 am
Semoga Alloh slslu melindungi Umat nya…dan menghancurkan kezdoliman…tetutama Para polisi yg korupsi serta antek preman..siap terima uang jago
mandala
27/08/2009 pada 8:38 am
Kepada para mujahiddin yang memikul amanat yang besar dan tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela, ingatlah akhi, sesungguhnya ini adalah sunatullah yang berlangsung hingga hari kiamat.
” Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan berlakunya sunatullah yang telah berlaku kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapatkan perubahan pada sunatullah dan sekali-kali kamu tidak akan mendapatkan penyimpangan pada sunatullah itu.” ( QS. Faathir : 43 )
Oleh karena itu teruslah berjalan. Sesungguhnya orang-orang sebelum kita juga mengalami hal yang sama dan juga dalam kondisi yang memprihatinkan. Kemudiaan atas kehendak ALLah mereka mampu bangkit menghadapi kekufuran dan penindasan.
ALLahuakbar. . . ..! !
ALLahuakbar. . . . ..! ! !
aya miza
27/08/2009 pada 8:40 am
sudah menjadi sunatulloh, bahwa seorang mujahid akan senantiasa diuji dan berhadapan dengan thogut, terus istiqomah akhy, karena janji Alloh begitu dekat dan pasti.
Abu Lillah
27/08/2009 pada 8:44 am
Maaf mungkin kita berbeda pendapat mudah-mudahan perbedaan ini menjadi rahmat bagi kita. Amiin
Melakukan aksi bom bunuh diri di Indonesia adalah hal yang tidak bisa di benarkan karena:
1. Indonesia bukan dalam keadaan perang
2. Dampak dari perbuatan bom diri sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat, ingat negeri kita ini masih termasuk negeri miskin, beda dengan ASrab saudi atau uni emirat
solusinya adalah
kita jadikan negeri ini menjadi negeri yang memberlakukan Syariat islam dengan cara merebut legislatif maupun eksekuitif dengan mengikuti aturang yang berlaku.
” NEGERI AMAN IBADAH NYAMAN, PEMBERDAYAAN UMAT BERJALAN “
A. Fahrurroji
29/08/2009 pada 12:27 pm
orng yg brhkm dgn hkm selain Alloh iti kafir…,bc QS.al maidah:44. orng yg taat/megikuti hkm selain Alloh:KAFIR…,jd cr utk menegakkan kalimat Alloh yaitu memeragi mereka dgn nyawa&harta sampai tdk ad lgi fitnah(kekufuran)&agama ini hanya milik Alloh sj.sbgimn QS al anfal 39.
HAMZAH
31/08/2009 pada 3:42 pm
kalau saya sih gampang aja mas mikirnya. Semakin dramatis nangkapnya semakin gede fulusnya dari washington. Tapi kelihatannya washington kecewa, karena ternyata antek antek nya gak tambah pinter tapi tambah oon. Ngakak saya waktu dengar ada suara di dalam saya nordin m top. Tapi kalau benar itu bisa disejajarkan ketika pierre tendean ditangkap dan teriak saya nasution.
aku
27/08/2009 pada 8:49 am
Semoga terorisme dimana pun yang mengatasnamakan Jihad bisa diberantas hingga akar-akarnya..Amiin.
Arief
27/08/2009 pada 8:57 am
gmana maksudnya, mas arief? apa yang anda maksud teroris itu densus 88 dan akar2nya adalah washington conection?klo itu yang anda maksud, berarti anda emang jago analisa gak asal nggacoor!!
budhi satrijo
28/08/2009 pada 7:45 am
iya maaf mas, maksud saya memang es teler 88. Baru sibuk bikin proposal proyek ke washington.
aku
28/08/2009 pada 8:11 pm
ya maksudnya mas budhi,moga jadi rahmad Alloh bukan penghancur jadi bertobatlah sebelum dilaknat alloh aminnn.
Abujitak
28/08/2009 pada 8:38 pm
itulah bukti orang-orang indonesia khususnya densus 88. kinerjanya sudah di setir kepentingan asing
torik
27/08/2009 pada 9:00 am
Tanya Kenapa…..?
izzatuljundi
27/08/2009 pada 9:02 am
Sabar akh.. mereka cuma bisanya itu,nangkap, nyiksa, bunuh.. begitu takutnya mereka dengan pemberitaan Arrahmah.com, hmmm keliatan sangat pengecut sekali.. mereka takut ada pemberitaan yang ngga seiring dengan jalan mereka, benar-benar pengecut 100%!!
plalo
27/08/2009 pada 9:24 am
“Sedangkan mereka berdua (rohimahullahu ta’ala–insya Allah) disergap dalam keadaan syahid (insya Allah) pada pukul 2 siang.”
Insya Allah mati syahid, Boss.
Kalau enggak, kasihan kan cuma mati konyol.
Abu
27/08/2009 pada 9:35 am
Jangan takut sama polisi, sbb polisi yang tidak beriman adalah kafir. Dan orang kafir tempatnya di neraka. Jika kru arrahmah.com adalah orang yg beriman dengan mengikuti Qur’an Hadist maka jangan kendor semangatmu. Dunia ini tidak nyata dan hanya permainan belaka, sesungguhnya negri akhirat adalah yang sesungguhnya. Gak usah takut dengan penjara atau gerakan orang kafir serta polisi yang gak punya iman. Biarkan mereka hidup di dunia dengan keinginananya, dan di akhirat akan mendapatkan balasan yang adil dari Allah. Jangan takut melangkah asal untuk kebaikan…..
akuwong
27/08/2009 pada 9:51 am
errr polisi itu kafir begitu maksud anda
SUMPAH SAYA BUKAN TERORIS
27/08/2009 pada 4:36 pm
memang kafir,sebab mrk brhkm kpd hkm selain Alloh.bc QS Al Maidah:44,mknya bc & pahami alqur’an dgn bnr..!!!!!!!jk anda mengaku sbgi muslim,anda hrs briman pd ayat ini.
HAMZAH
31/08/2009 pada 3:51 pm
kok mudah sekali mengkafirkan ya…?
udah belajarkah engkau tentang kaidah pengkafiran?
hati – hati, bisa jadi kekafiran itu akan berbalik kepada dirimu sendiri…
l5155st™
27/08/2009 pada 6:12 pm
KEBENARAN PASTI MENANG!!! KEBATILAN PASTI HANCUR !!!! ALLAH AKAN MENOLONG UMAT YANG TELAH MENOLONG AGAMA ALLAH…..AMEEEN
rifazi
27/08/2009 pada 9:54 am
Ane sepakat kalo ibrohim sebelumnya dibunuh dulu sebelum ada aksi penyergapan di temanggung.
Semoga dengan kejadian ini Arrahmah semakin istiqomah untuk mengatakan yang benar…….. ALLAHUAKBAR
bakhrie
27/08/2009 pada 9:56 am
THAHGUT SYAITHANN…………..
ANTI THAGHUUT
27/08/2009 pada 10:00 am
Allah huakbar, apapun yg terjadi jika memang pak m.jibril berada di jalur ALLAH SWT, insyallah dy dilindungiNya. amin
Dicki aplindo
27/08/2009 pada 10:15 am
Boleh jadi di tubuh Polri sendiri telah disusupi oknum-oknum Islamphobia. Sehingga disadari atau tidak, Polri dibenturkan prontal dengan ummat Islam di Indonesia.
Jadilah mereka penonton yang manis sambil bertepuk tangan : “Horeee…. Polisi dan Ummat Islam berhasil kita adu domba…”
Pak Kapolri, hati-hati dan tingkatkan kewaspadaan. Pihak Islamphobia dalam tubuh Kesatuan Bapak sedang berusaha keras mengadu domba Ummat Islam Indonesia dengan kesatuan yang Bapak pimpin.
M. Sejuki
27/08/2009 pada 10:16 am
wa makaruu wa makaralloh wallohu khoirulmakirin
terus berjuang jangan berhenti dan jangan berkeinginan untuk berhenti sebelum ajal menjemput.
wawan
27/08/2009 pada 10:19 am
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya. (Q.S. 3:54)
يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya. (Q.S. 61:8)
Api jihad malah akan makin berkobar jika terus mereka tiup, hingga akhirnya mereka sendiri yang akan terbakar.
Al Banjary
27/08/2009 pada 10:21 am
Setuju mas…!!!!
Pendukung Al Haq
29/08/2009 pada 5:19 pm
Semoga Alaloh memberikan kesabaran dan kekuatan kpd para mujahidin2. Dan Alloh memberikan kemenangan, berikanlah azab kpd para penentang kebenaran -MU ya Alloh. Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar…!!!
Iskandar
27/08/2009 pada 10:23 am
LANJUTKAN PERJUANG JIHADMU MUJAHIDIN INDONESIA MEMBASMI TERORIS YG MENGGANGU KEAMANAN NKRI!!!!!!!!!ALLOHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
bon bon
28/08/2009 pada 9:59 pm
M. Ibril di culik supaya bisa di skenario-kan terjadi penyergapan seperti di temanggung…
M. Jibril di culik lalu di bunuh kemudian DS 88 melakukan pencarian ke daerah yg sepi dan lebih tentram dan nuansa islami, lalu di taruh mayat-nya di tempat tsb. dan di sebarkan berita bahwa dia bersembunyi di tempat itu lalu terjadilah baku tembak DS88 dng M. Jibril seolah olah terjadi perlawanan….
Tapi keburu ketahuan kasihan deh DS88 saking bego dan bodo-nya mereka…
tholah
27/08/2009 pada 10:35 am
makanya saya malas nonton tv karena sinetron dan berita tidak ada bedanya…he..he..he..
maknya anak2
27/08/2009 pada 6:54 pm
Iya ya?? bosen jadinye mendingan nonton sinetron kayak emak2 di gangan Rt gw hehehe…..
ojodumeh
28/08/2009 pada 12:12 am
no coment dech…kan negara ini memang aneh…
Yosa Yuliarti
27/08/2009 pada 10:45 am
hehehe… bener, aneh bin ajaib…
mbecakmaneh
27/08/2009 pada 5:35 pm
Allahuakbar, Semoga Akh POJ selalu dalam Lindungan Allah. SWT dan dimudahkan segala urusannya.
Semua ini takkan Menyurutkan langkah kami untuk Menegaakkan Dien Ini.
Ken.Khansa'
27/08/2009 pada 11:02 am
Amiin…
yasmin
27/08/2009 pada 6:14 pm
Ini fitnah,fitnah,fitnah.
Ya Allah,azablah orang2 terlaknat yg menculik,menangkap,menghalangi,menganiaya,memfitnah para mujahid yg berjuang membela agamaMu.
Joelie
27/08/2009 pada 11:14 am
semoga ALLAH melindungi para pejuang
Amin
anangabdullah
27/08/2009 pada 11:19 am
harus nya ga usah di tangkap, langsung aja jatuhin bom nuklir ke rumah tempat si ibrahim berada
Adriyan
27/08/2009 pada 11:41 am
Salam
mafud
27/08/2009 pada 11:42 am
Tulisan ini semakin menguatkan Jibril terkait dengan terorisme. Wahai para jihadist tolol, kalau mau perang berangkat sana ke Irak, Palestin, Afgan, jangan di sini. Memang negeri ini dibangun duit embahmu??!!! Tindak macam ini ngga bertanggung jawab, menjelekan citra Islam, dan sia-sia, hanya demi memimpikan 72 perawan di Surga yang belum tentu tindakannya dianggap jihad oleh Allah SWT. Kalau cuma mau sex party kaga usah pake ngebom2 segala…
vizh
27/08/2009 pada 12:18 pm
Assalamu’alaikum Wr. WbArogansi aparat (Kepolisian) memang harus segera dihentikan. Jangan mengatasnamakan aparat keamanan, kemudian dengan seenaknya menangkap seseorang dengan tidak manusiawi, lantas bagaimana seandainya terjadi salah tangkap. Minta maaf, gampang sekali.
Wassalam
Hendra
27/08/2009 pada 1:45 pm
Semoga akhir Prince of Jihad selalu dilindungi Allah.
Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal mawla wani’man nashir.
La hawla wala quwwata illa billah.
Minkum
27/08/2009 pada 2:00 pm
Semoga akhi Prince of Jihad selalu dilindungi Allah.
Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal mawla wani’man nashir.
La hawla wala quwwata illa billah.
Minkum
27/08/2009 pada 2:18 pm
tidak ada tolerensi untuk kejahatan, waktu penggeledahan di temanggung ada banyak sekali kerumunan warga, jika hanya dg gas air mata, ibrohim keluar dan masuk ke kerumunan warga,bagaimana????,dia kemudian mnyadera atai bertameng kerumunan warga bagaimana? lolos lagi dong…ngebom lagi dong..
ada cerita sewaktu perang ada tentera isalam akan membunuh musuh, yg sdh lemah, kemudian musuh tersebut malah meludah ke tentara muslim kemudian tentara muslim itu tidak jadi membunuhnya, karena takut dia membunuh karena nafsu baukan karena allah..rosul juga memerintahkan perang secara jantan demi harga diri bukan menyerang musuh disaat musuh benar2 lengah.semoga saudara2 muslim yg telah membuuh dengan keyakinan masuk surga diampuni dosanya oleh ALLAH Swt.amin
agung
27/08/2009 pada 2:48 pm
[...] Sumber: Arrahmahcom [...]
Penanggulangan Terorisme, dari Temanggung hingga Penangkapan Jibriel « Historia Vitae Magistra, La Historia Me Absolvera !!!
27/08/2009 pada 2:59 pm
rekayasa yng hebat kenapa itu dilakukan dari jam 5 sore atau jam 17 dan kenapa itu selama 17 jam. itu artinya kerjaan polisi aja. karena atau mungkin pas aja sih ada angka 2 buah angka 17( 17 = jam lima sore & 17 jam lamanya penyergapan) kalo boleh tahu 1717 itu panggilan untuk siapa?? (bukannya panggilan polisi)
programmer
27/08/2009 pada 3:30 pm
Selain itu, Ini mungkin lebih lengkap. 1+7 dan 1+7 itu komposisi 88 yaitu kerjaan DENSUS88 yang membuat sinetron pada tanggal 8 bulan 8=jg komposisi dari 88 di temanggung.
Islam Fans
28/08/2009 pada 5:13 am
salam, Sekarang udah jelas Institusi polisi adalah perpanjangan tangan Amerika dalam memerangi umat islam dengan dalih memerangi Terorisme….padahal mereka sendirilah sejatinya Terorisme
Sholahuddin Al Ayubi II
27/08/2009 pada 3:49 pm
Ahsan ya akhi..
Sepertinya polisi mempunyai misi baru sebagai kaki-tangan Amerika untuk berhadapan langsung dengan umat Islam.
Rupanya saat ini kesan pembunuhan karakter dan pendangkalan akidah umat sedang berlangsung realtime.
al-Faruq 'Umar
27/08/2009 pada 8:19 pm
Kepada sdr TEGUH sy heran kenapa anda sempat2nya buat rubrik celoteh kosong ini tujuanya apa..? apa anda termasuk profokator dari kerusakan negri ini…?
lagian mau apa2 kek polisi yg jelas mereka sdh berjuang keras dng nyata2 bertaruh nyawa lah anda sndiri sebagai penulis bisanya apa..?jangan2 anda ini org kafir ya jangan2 anda ini pengantinya
wah tong kosong kau
FORUM RAKYAT MERDEKA
27/08/2009 pada 4:50 pm
Semoga Allah melindungi Akhi POJ. Kalau dugaan saya selama ini, bom mariot adalah operasi intelijen dan rekayasa (baca: KKNnya aparat) sebagai alasan untuk menangkapi Muslimin, juga untuk mengaburkan jihad. juga agar dapet dana dari tuannya, AS. Ketika AS terdesak di Afghanistan, maka negara2 seperti Indonesia diperintah AS melalui SBY dan Polri untuk kembali menangkapi para Mujahidin, agar mereka tidak turut pergi berjihad ke Afghanistan atau ke Somalia atau ke Pakistan atau ke bumi jihad lainnya.
Winoto
27/08/2009 pada 4:57 pm
Polisi itu bisa nya cuma asal tangkap tapi dan ga bisa mengungkap.
Dan selalu mencari kambing hitam, setelah dapat langsung orang itu di bunuh dengan dalih melawan ketika hendak ditangkap
Mujahidin
27/08/2009 pada 4:59 pm
Gpp di tangkap… Seorang Wartawan/Jurnalis seperti abu jibril Klo Sudah di tangkap PaMornya akan Naik.
Abu Sayang
27/08/2009 pada 5:06 pm
hmm…hmm..Indonesia yang aneh..Kapan sech Indonesia bisa damai?? arogansi aparat dalam menangkap tersangka teroris sangat jelas terjadi,dapat kita lihat saat penangkapan Muhammad Jibril.Ketika adiknya menanyakan kepada aparat knp M.Jibril ditangkap dgn paksa,aparat cm menjawab:”nanti-nanti..”.Ketika Ayah M. Jibril mendatangi mabes polri u/ bertemu anaknya,rame2 aparat menjawab ” G Tau “.padahal jelas2 kadiv humas Polri mengakui penangkapan tsbt.Masukan bwt polri,tlng bkrjalah prof jgn cm nurutin emosi j.
arif
27/08/2009 pada 5:07 pm
Penculikkan gaya polisi dengan dalih “keamanan” merupakan aksi teror yang meresahkan. Bom bunuuh diri dengan dalih “jihad” juga merupakan aksi teror yang tidak diharapkan. Semuanya melakukan teror karena yakin melakukan aksi kebenaran. Lalu…bagaimana dengan korban teror? Bagaimana dengan Jibril? Bagaimana dengan korban nyawa lainnya? Biarkanlah negara ini kembali hidup dalam damai…mungkinkah?
Hamba Allah
27/08/2009 pada 5:21 pm
@Hamba Allah
Coba deh belajar lagi tentang hukum Bom Bunuh Diri dalam konteks perang atau tepatnya kaum muslimin diperangi. Dalam konteks perang dan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan dilawan secara normal, aksi Bom Bunuh Diri dibenarkan menurut Syar’i asalkan ikhlash karena Allah sekaligus untuk menggentarkan musuh-musuh Allah. Insya Allah Mujahidin ybs gugur dalam keadaan Syahid.
Mungkin situs berikut dalam membantu anda :
http://www.muslimdaily.net/konsultasi/3481/bom-bunuh-dirijihad-atau-sesat
M. Sejuki
28/08/2009 pada 7:19 am
umat islam di indonesia di awasi dan dicurigai sebab karena teroris-teroris keparat.. yang katanya jihad tapi aktor intelektual di belakangnya bertujuan merusak dan memojokan umat islam… HATI HATILAH WAHAI KAUM MUSLIMIM.. JANGAN SAMPAI TERTIPIU.. WA’TASHIMUU BIHABLILLAAHI JAMII’AA WALA TATAFARROQUU…
bhudakmandiri
28/08/2009 pada 9:39 am
inilah contoh kekuasaan disalah gunakan sembarang tangkap seenaknya sendiri, seperti jaman seperti jaman purba saja, yang kuat yang menang, bukan yg benar. maklum hukum yg dipakai hukum thogut.
maju terus arrahmah….allhuakbar
wandy
27/08/2009 pada 5:31 pm
Memang dasar Aparat, ngga jelas semuanya. Kita ini orang berpendidikan, ngga percaya akan skenario amatiran seperti itu….Semoga Allah memberi pelajaran bagi mereka pendusta…!
oyko
27/08/2009 pada 5:41 pm
saat ini umat muslim dikejar2x seperti layaknya penjahat, kalau pun memang ada yg penjahat itukan hanya oknum, kenapa kalau anggota polisi melakukan kejahatan lalu hanya dibilang oknum. kalau polisi mau mengawasi ustadz2x dan mesjid2x maka kita juga berhak menuntut untuk mengawasi seluruh anggota polisi karena sdh banyajk terbukti nyata bahwa banayk anggota polisi yang jadi perampok, penadah, pemeras, bahkan pembunuh ( kapolres jaksel kasus antasari) bangkitlah umat islam….. disaat seperti ini kita wajib bersatu. allahu akbar
hamba allah
27/08/2009 pada 6:13 pm
Tapi pada awalnya polisi mengumumkan bahwa Ibrohim menahan seorang nenek dan dua orang cucunya sebagai sandera. Kan jadi pas 4 orang… Wallohu `a`lam. Alloh yang Maha Tahu…
yasmin
27/08/2009 pada 6:17 pm
Fitnah Akhir zaman
DIKA LENNON
27/08/2009 pada 6:18 pm
ALLahuakbar. . .
Jangan bersedih akhi. . . .
Perjuangan kita masih tetap belanjut. . .
Jangan pernah bersedih, inilah sunatuLLah bagi pengemban kebenaran.
Kami do’akan agar urusan antum dimudahkan ALLah.
( amien)
aya miza
27/08/2009 pada 6:19 pm
heran selalu saja orang islam yag dipersalahkan. buwat aparat jangan arogansi kalo menangkap orang haus disertai bukti….
Agus Al-Makmun
27/08/2009 pada 6:27 pm
teroris boleh punya skenario ……
polisi juga boleh punya skenario…..
tapi saya lebih percaya kepada SKENARIO Allah…..
karena KEBENARAN Cerita yang sebenarnya hanya Allah yang mengetahui.
Why..?
karena Di Negeri ini sulit sekali untuk mempercayai Para Pemimpin yang katanya Mengemban Amanah
Omong Kosong semua
Hamba Allah
27/08/2009 pada 6:54 pm
Tetap semangat. Allahuakbar………….
Zaid Moslem
27/08/2009 pada 6:58 pm
@Taufik : Siapa bilang sesuai prosedur:
Apa alasan Usus 88 menyatakan jibril sebagai DPO??
Dia tidak menghilang tiap hari ngantor boss
Demi Allah makar apapun yang kalian lakukan wahai pembela thogut, api jihad tidak akan pernah padam!!!
Allah Akbar
Batosai
27/08/2009 pada 7:19 pm
hallo pak polisi,kami anggap penggrebegan temanggung sandiwara semata,janganlah bersandiwara melulu kasihan aktor atau kroco2 yang dilapangan,temanggung adalah kota kelahiranku yang damai penuh dengan toleransi yang tinggi. bukankah pak sarjono bersaksi sebelum penggrebegan telah ada yang di dooooor, hayooooo siapa yg di doooooooooor itu ?
bagio
27/08/2009 pada 8:07 pm
Rupanya abdi negara itu benar-benar mengabdikan dirinya kepada negara. Maklum agamanya adalah Nasionalisme. Yang jelas kelakuan mereka berdasarkan kepentingan negara bukan agama.
Disinyalir aktivitas dendeng usus 88 itu memuat kepentingan orang kafir yang tidak henti-hentinya memusuhi umat Islam. Kalau orang Islam dimusuhi oleh orang kafir, patut bersyukur karena masih benar imannya. Justru kalau dicintai oleh orang kafir, maka patut dicurigai jangan-jangan mengidap kelainan iman.
Kepada segenap kaum muslimin, hendaknya menyampaikan ajaran al-Wala’ wal-Bara’ di lingkungan antum, semampunya. Ajaran ini penting sekali sebagai antivirus dari propaganda-agitasi musuh-musuh Islam yang saat ini masih gencar melakukan serangan. Selamatkan akidah dari badai fitnah yang menerpa umat Islam belakangan ini hingga akhir hayat nanti.
Hamba Alloh adalah setiap muslimin yang mendedikasikan kehadirannya di muka bumi untuk beribadah dan takutnya hanya kepada Alloh saja. Barangsiapa yang mengikuti thoghut, maka ingatlah bahwa kelak akan berjumpa dengan Alloh dan antum akan ditanya tentang perbuatan di muka bumi.
Sampaikanlah dan sampaikanlah walau satu ayat..
al-Faruq 'Umar
27/08/2009 pada 8:14 pm
Sesungguhnya orang-orang munafik, musyriik dan kuffar ingin memadamkan cahaya agama ini. Tapi Allah SWT justru akan memperkuat CahayaNYA. Jihad tidak akan pernah berhenti.ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR…Setetes darah dijalan ALLAH surga balasannya.
abu_shabir
27/08/2009 pada 8:19 pm
pemerintah selalu ditekan oleh amerika , kalo ditekan rakyat indoneia untuk menagkap koruptor susah padahalkan yang menggajinya kan rakyat indonesia, jadinya kamu aparat mana si….?
akmad eko
27/08/2009 pada 8:33 pm
umat ISLAM ditangkapin sama densus
sementara amerika merampok emas di Papua MALAH DIBIARIN, bahkan TNI, POLRI hobinya malah membunuh orang2 Papua yg sangat menderita
inikah demokrasi? (man-made system)
inikah Pancasila?(man-made system)
hanya ISLAM lah yg akan membebaskan penghambaan manusia kpd sesama manusia
THAIFAH MANSHURAH
27/08/2009 pada 8:39 pm
islam yg mana ,thaifah jgn mengatasnamakan islm,yg di tangkap itu cm segelintir orang islam yg bikin onar,orang aceh bnyak islam tapi klo makar ya di tangkapain
wisang
28/08/2009 pada 9:17 am
liat tuh media masa dg tanpa malu menyebarkan berita2 fitnah, masih ingat isu SENJATA PEMUSNAH MASAL di IRAQ?
inilah profsi wartawan TV, mereka senang memfitnah sesama Muslim dan bekerja sama dg orang2 kafir amerika untuk menghancurkan ISLAM
THAIFAH MANSHURAH
27/08/2009 pada 8:42 pm
semoga allah menolong hamba2 nya .dan segera menghancurkan ke dholliman
muhamad
27/08/2009 pada 8:47 pm
hai metro tv, tv one, trans 7, trans tv, rcti, sctv, tpi, an tv, global tv, tvri dll
apakah kalian masih percaya sama amerika?
walaupun mereka terlah menipu diri kalian!!!
kalian masih aja mau COPY PASTE berita bohong dari penipu!!!!
ingat isu SENJATA PEMUSNAH MASAL di IRAQ?
keledai tidak akan mauk ke dlm lubang yg sama untuk yg ke-2 kalinya
kalian manusia atau keledai?
atau jauh lebih buruk daripada keledai?!?!
THAIFAH MANSHURAH
27/08/2009 pada 8:54 pm
@thaifah mansurah…merekakan yang dikejar dunia (duit) mana mau peduli dengan agama,agama buat mereka hanya ritual belaka
sulaiman
28/08/2009 pada 9:30 am
@AAS
Perlu anda ketahui, Islam itu tidak mengenal batas negara, batas teritorial, batas wilayah, apalagi batas Provinsi/Kabupaten/Kecamatan. Islam itu SATU bagai sebatang tubuh yang kalau satu bagian tubuh disakiti maka akan sakitlah seluruh bagian tubuh yang lainnya.
Membantai muslim di Iraq, Afghanistan, Palestina, Chechnya dll sama saja dengan membantai muslim di Indonsia dan di manapun saja.
Karena Islam sudah diperangi (dibantai dan dibombardir), maka dalam konsep Islam berlaku hukum bahwa setiap jengkal tanah di bumi Allah ini adalah AREA PERANG termasuk di Indonesia sendiri.
Ini yang banyak belum difahami oleh kaum muslimin sendiri. Atau barangkali pura-pura tidak faham karena takut dicap sebagai TERORIS?
Sebaiknya anda lebih banyak lagi belajar tentang Islam yang benar.
M. Sejuki
27/08/2009 pada 9:00 pm
janganlah terlalu pusing dengan kata2 mereka yang melawan jihad,sesungguhnya mereka tidak akan diam kecuali dengan bahasa kekuatan. sepertinya ada intel neh mau manas2in
era
27/08/2009 pada 11:46 pm
ANA SETUJU DENGAN KATA² IKHWAN @AAS.TAMBAHAN YG NAMANYA NEGARA ISLAM HUKUMNYA ISLAM,APABILA BUKAN HUKUM ISLAM HARUS DI TEGAKKAN DGN CARA APAPUN!ORG ISLAM YG TDK STUJU DGN HUKUM ISLAM NAMANYA MUNAFIX&BISA DIKATAKAN BUKAN ORG ISLAM!!!
fahidz
28/08/2009 pada 1:22 am
AWAS KALIAN PARA PEMERINTAH&APARAT BUDAKNYA YAHUDI!!!KALIAN TELAH BIKIN UMMAT ISLAM MARAH!!!KALIAN TLH SEWENAH² TRHDP ORG ISLAM YG BNR!!!JIKA TDK DIHNTIKAN MAKA SAYA DGN IZIN ALLAH AKAN MELAKUKAN HAL SAMA YG KALIAN LAKUKAN KPD SAUDARA KMI INSYA’ALLAH!!!ALLAAAAHU AKBAAAR!!!
fahidz
28/08/2009 pada 1:34 am
JIKA TDK DIHENTIKAN AWAS KALIAN APARAT POLISI, TNI, DENSUS, TERUTAMA SUSILO YG BERJIWA KELEDAI!!!KAMI AKAN SEWENAH² MENCULIK&MENGEKSEKUSI KALIAN DGN IZIN ALLAH INSYA’ALLAH!!!ALLAAAAHU AKBAR
fahidz
28/08/2009 pada 1:39 am
Hal ini adalah perbuatan sekelompok orang yang seperti anak panah menembus buruannya. Sehingga orang yang benar dapat mudharatnya. Belum tentu orang yg menghalalkan darah muslim karena berada di tempat orang kafir ini nanti di akhirat berada di barisan syuhada. Saya berhuznudzon kepada M Jibril dalam mengobarkan Jihad untuk membantu Saudara saudara kita di negeri yg intervensi kaum kuffar, bukan menyemangati umat untuk menghalalkan darah orang muslim di negara sendiri.
Abu Najda
28/08/2009 pada 6:47 am
Mas M Sejuki.. Anda benar Islam tidak mengenal batas negara bla bla bla.. Jadi apa bedanya Para Teroris di indonesia dengan Amerika, dan Yahudi dsb yang membunuh Muslim di Indonesia dengan Bom???
Yang dimusuhi Yahudi+Amerika koq yang jd Korban malah Muslim di Indonesia??
kalo mau Bom dong Amerika dan Izrael.. jangan Indonesia…
Saya memang tidak sepinter anda dlm agama… saya cuma wong ndeso..cuma saya heran.. jihad koq yang mati dan rugi juga muslim itu sendiri.. sekali lagi ma’af..
Cah Ndeso
28/08/2009 pada 9:08 am
Bersabarlah wahai pejuang-pejuang Allah. SEsungguhnya itulah yang dijanjikan Allah jika kita memperjuangkan agama dan aqidah Allah yang Haq.Surga dan pertolongan yang dekat bersama orang-orang yang Sabar, insya Allah.
Kepada yang bebas, teruslah persiapkan segala kekuatan untuk melawan orang-orang Kafir antek Dajjal itu. Semoga Allah meridhai kita semua. Amin.
hamba Allah
27/08/2009 pada 9:00 pm
he….e..,,.lucu sangat…para polisi mengada2 aja,, ntar apa kata Alloh klo memang itu konspirasi??? mau bilang apa coba?? saat ini ummat dah cerdas!! gak kayak dulu, asal ada brita yang di publikasikan ummat langsung percaya, tapi, q gak semudah itu memoercayainya,, klo q blng, permainannya masih agak kasar!!! ya…berdasarkan fakta gitu…ada byk hal yang ganjil!!!
atiqah nur ghaziyah
27/08/2009 pada 9:01 pm
Bersabarlah akhi MJ, menghadapi cobaan ini dan Allah swt! Snantiasa bersamamu! Jihad never die!!! Ganyang kaum nasionalis!
Atacck zionist
27/08/2009 pada 9:02 pm
Telah mulai terbukti apa yang terdapat dalam hadits Nabi SAW. Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang kepada umat ku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api”. (Riwayat Tirmidzi)
Syabab
27/08/2009 pada 9:13 pm
Wahai para mujahidin, yakinlah bahwa Allah akn melindungi kalian dn memblaskan kejaliman yg kalian rasakan dgn ajab abadi dlm neraka jahanam yg kn dtrima oleh antek2 amerika…
Meydi al banjary
27/08/2009 pada 9:15 pm
kalau aparat yang gapang cari akal akalan buat nangkap orang apa jadinya negeri ini, semoga kita tetap istiqamah di jalanNya
ajo manih
27/08/2009 pada 9:29 pm
@taufiq annas
Saya kritik poin anda no 3. M. Jibril sudah dinyatakan DPO, lalu kenapa tidak diminta dulu baik-baik untuk menyerahkan diri? Kenapa mesti harus ditangkap dengan cara tidak manusiawi? Koruptor ulung, pezina, pembuat maksiat lainnya saja tidak ditangkap dengan cara durjana seperti itu.
Jelas prosedur yang diterapkan Densus 88 adalah prosedur preman, bukan prosedur yang sebenarnya. Bagaimana ummat Islam akan simpati kalau gaya preman seperti itu yang diterapkan?
M. Sejuki
27/08/2009 pada 9:32 pm
Hal ini adalah akibat dari perbuatan sekelompok orang yang seperti anak panah menembus buruannya. Sehingga orang yang benar dapat mudharatnya. Belum tentu orang yg menghalalkan darah muslim karena berada di tempat orang kafir ini nanti di akhirat berada di barisan syuhada. Saya berhuznudzon kepada M Jibril dalam mengobarkan Jihad untuk membantu Saudara saudara kita di negeri yg intervensi kaum kuffar, bukan menyemangati umat untuk menghalalkan darah orang muslim di negara sendiri.
Abu Najda
28/08/2009 pada 6:42 am
@Abu Najda
Siapa yang menghalalkan darah muslim? Muslim itu sendiri yang salah, kenapa mau-maunya mendekati tempat kaum kuffar yang jelas-jelas menjadi sasaran tembak mujahidin?
Makanya jika tidak ingin kena imbasnya, jangan berada atau mendekati tempat-tempat yang ada berbau-bau AS, NATO, Israel dan Begundal-begundalnya. Karena tempat-tempat seperti itulah yang menjadi sasaran jihad para mujahidin.
Tul nggak?
Wallaahu a’lam
M. Sejuki
30/08/2009 pada 6:41 pm
sabarlah wahai saudaraku
tuk menggapai cita
jalan yang kau tempuh
sangat panjang
tak sekedar bongkah batu karang
yakinlah wahai saudaraku
kemenangan kan menjelang
walaukan kita hadapi masanya
tetaplah Al-Haq pasti menang
kejayaan islam bukanlah sekedar mimpi
namun jaji Allah yang akan pasti………….
abu ahmad
27/08/2009 pada 9:37 pm
mungkin saja abu jibril statusnya masih fifty2 antara tersangka atau saksi….yg bsa djadikan smber info utk aparat kepolisian…kesalahan polisi adalah setelah dtangkap bru diumumkan klo Abu adl DPO…
ari
27/08/2009 pada 9:49 pm
kenapa arrahmah harus di bredel ya, di mana kebebasan untuk berserikat, berkumpul menyuarakan pendapat yang di jamin UU negara ini yang berlaku? makin di tekan pasti akan makin laris koq.
Mr.Andy
27/08/2009 pada 10:25 pm
Hasbunallah wani’mawakil ni’ma maula wa ni’mannasir.
Perjuangan ummat Islam akan berlanjut sampai tegaknya syiar Islam di seluruh penjuru bumi..Insya Allah…Allahuakbar.
pengembara
27/08/2009 pada 11:00 pm
“Akan datang kepada umat ku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api”. (Riwayat Tirmidzi)
hakim
27/08/2009 pada 11:17 pm
POLRI,POLISI,TNI..BEBASKAN “Muhammad Jibriel alias Muhammad Ricky Ardhan”
belum tentu dia terbukti Bersalah
hakim
27/08/2009 pada 11:18 pm
“Tidaklah aku ciptakan Jin dan Manusia, Kecuali untuk menyembah-Ku”
Vayoe
28/08/2009 pada 12:07 am
iya jg ya…bnyk skali kejanggalanya…saya jd ikut2an curiga heheheh
akhmed
28/08/2009 pada 12:16 am
hancurkan DETASEMEN IBLIS 88 BENTUKAN AMERIKA SANG PENGECUT!!!!!
ENYAHLAH KAU DENBLIS, SESUNGGUHNYA JALAN DENBLIS ADLAH JALAN STAN
anti denblis 88
28/08/2009 pada 12:17 am
jangankan teroris ditangkap densus 88,lebih menggelikan lagi malaysia semua kekayaan indonesia di akuisisi sbg miliknya tapi teroris yang nyata2 warga malaysia ga diakui.jelas jelas malaysia ngajak perang ma indonesia densus 88 malah ga bertindak ya..to….heheh
nia
28/08/2009 pada 12:30 am
sampai detik ini saya masih belum mengerti mengapa seorang jibril bisa dituduh sebaga DPO..
saya setuju jika dikatakan aparat kepolisian di INDONESIA itu memang keparat..
mereka tidak lain sama seperti binatang,sangat brutal!!
yOe
28/08/2009 pada 12:47 am
Densus 88 telah menunjukan sikap pengecutnya.
kalau mereka terlatih, mengapa mereka terlihat ketakutan??
mereka (densus 88) hanya menjadi aparat boneka buatan sekutu.
maulana al-musawa
28/08/2009 pada 12:49 am
Nyerang 1 orang ja harus ratusan&pake alat canggih.aneh gw mah euy..sumpeh.
M.yusef
28/08/2009 pada 12:58 am
Sejak saya dari sekolah Tsanawiyah saya terus mencari akar permasalahan Agenda Besar Zionis, sampai saat ini saya menemukan cahaya terang seperti ini tentang kebusukan, kesewenang-wenangan, ketidakberadaban dan ketidakwarasan karakter suatu golongan atau kelompok Zionis Yahudi, yang saat ini telah menguasai berbagai segmen baik Birokrasi, Bidang Informasi, Bidang Ekonomi dan Lain-lain. Itu pekerjaan berat kita sebagai Muslim untuk melawan mereka apapun caranya. Karena kekuasan zionis negeri ini telah cukup lama bercokol bahkan sudah banyak produk undang-undang yang dihasilkan oleh mereka dengan memperalat para elit politik kita dengan uang. Yang sangat ketara amat lembaga kepolisian kita, terbentuknya densus 88 itu buah karya dari kerjasama zionis amerika yang bernama George W. Bush dengan lembaga kepolisian kita, dengan tujuan utama adalah memerangi umat muslim agar umat muslim indonesia tak lagi percaya pada sesama muslim lainnya, begitu juga dengan terbentuk opini polisi dengan umat muslim.
Tentara Allah
28/08/2009 pada 1:01 am
jangan berpikir jauh2 dulu deh, jihad pada diri sendiri dulu, jangan berbohong, mencuri,menfitnah,membunuh, taat beribadah, sekolah yang bener’ itu juga jihad, dan berbakti pada orang tua.
Jihad pada keluarga……..mencukupi nafkah lahir & bathin istri adalah jihad, mencari uang dengan halal, juga jihad.
Jihad tidak harus membunuh,
membunuh disaat perang itu baru jihad, kalau ngebom di Hotel, Restaurant, Bar seperti di Bali, Jakarta, dll…….sama artinya teroris, yg dibunuh bukan org asing saja, tapi hampir semua umat beragama kena, spt di Bali….banyak org yg nga punya orang tua, menjadi yatim & piatu, kehilangan harta benda & ssanak keluarga……..apakah itu jihad…..? pikirkan dulu
keong mas
29/08/2009 pada 11:56 am
Kepada generasi muslim. Ayo rapatkan kembali tali silaturrahmi kita yang telah renggang ini. Jangan biarkan sekelompok Monyet mencerai-beraikan persaudaraan kita. Kita jangan terjebak pada kesukuan kita, karena hal itu akan melemahkan kita. Hidup pejuang Afghanistan, Palestine, Chechnya, dan sebagainya.
Tentara Allah
28/08/2009 pada 1:07 am
kebenaran akan datang pada waktu nya,,,segala bentuk kejahatan akan musnah pada waktu nya….
Allah Maha tahu segala hal yang manusia tidak tahu…
Allahu Akbar…
gie
28/08/2009 pada 1:08 am
saya teringat (kalo ga salah)dengan sebuah tayangan di media beberapa waktu yang lalu setelah kasus bom ato pemberiataan tetang email pengakuan……
dalam tayangan tsb ada ‘orang’ yang mengaku mengetahui siapa pengelola(pemilik) situs arrahmah ini katanya anak dari seseorang yang mejadi murid kesayangan ust abu bakar. setelah kasus penculikan ini saya teringat, dan seperetinya sama dengan apa yang dikatakan ‘orang’ tsb.
jadi sepertinya koq ada skenario untuk melemahkan arrahmah mungkin informasi aparat hanya dari ‘orang’ tsb.
wallahu’alam.
a.c.a.b
28/08/2009 pada 1:15 am
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu..
Dimana-mana yang namanya orang kafir itu selalu memulai keributan. Sepertinya aparat kepolisian meniru-niru akhlaknya orang kafir yang tidak pernah rela terhadap agama Islam. Kalau selidik demi selidik khususnya si pasukan Dendeng Usus 88, lembaga itu kan di support oleh Amerika, baik dari segi pendidikan, doktrinasi, maupun material.
Disatu sisi Polri ingin mendapatkan pelatihan dan senjata gratisan, di sisi yang lain Amerika juga ingin mendapatkan pelayanan yang memuaskan dari murid-murid didikannya. Setali tiga uang jadinya.
Pada kegiatan pendidikan dan pelatihan apapun, biasanya ada fase “Brain Washing” alias cuci-otak, yang kemudian dibentuk sedemikian rupa sesuai keinginan mentornya. Kalau Amerika yang mendidik jelas ditanamkan doktrin-doktrin pemahaman yang negatif tentang dunia Islam.
Disinilah letak kekacauan otak para perwira polisi yang saat ini dunia Islam tergoncang dengan kelakuan yang berlagak sok gawat. Semua kekacauan otomatis connect dengan Islam. Memang di didik seperti itu oleh pelatihnya.
Jadi selama masih belum melepaskan faham Amerika, maka Indonesia akan selalu tidak tenteram. Mengapa tidak di usut saja siapa Amerika itu, maunya apa membantu Indonesia, pasti itu bertujuan mengalihkan kepentingan ekonomi yang dimiliki oleh Indonesia yang kaya hasil alamnya.
Kapanpun sejarahnya, bila orang bule itu datang ke suatu bangsa selalu ingin mencuri hasil buminya. Para misionaris (kepentingan agama) membonceng di belakangnya. Lihat saja Portugis, Belanda, Inggris yang pernah datang ke Indonesia, tidak pernah membawa kebahagiaan melainkan kesusahan dan kemiskinan.
Betapa tidak malunya bila orang non-muslim mengangkat sejarah Indonesia. Mulai dari peninggalan sejarah bangunan hingga penampilan penjajah.
Kita semua umat Islam harus menyadari bahwa kehadiran bule kafir itu datang kemari pasti punya niat jahat, Apapun itulah bentuknya. Bila diantara kita ada yang dimusuhi oleh orang non-muslim (kafir), niscaya iman kita sedang sehat. Namun bila kita disenangi oleh mereka, maka patut dicurigai adanya kelainan iman.
Begitu pula dengan budak-budak hinanya orang kafir, semisal Dendeng Usus 88 itu. Kalau kita di dekati oleh aparat Dendeng Usus 88 dan tak kesukaannya pada kita, jangan-jangan kita sedang mengalami kelainan iman. Harus segera di koreksi iman kita sebelum usai sudah masa penugasan kita di muka bumi ini (mati).
Semoga Alloh ‘Azza wa Jalla segera menurunkan pertolongan-Nya dan semakin menyatukan hati-hati kaum muslimin di seluruh dunia.
*****
Buat para telik-sandi maupun aparat lain yang masih memusuhi umat Islam, bertaubatlah antum semua dan mengabdilah kepada Alloh. Bila anda non-muslim, masuk Islamlah anda agar selamat dunia-akhirat.
Billahittaufiq wal Hidayah
Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu..
al-Faruq 'Umar
28/08/2009 pada 1:31 am
kenapa islam dipakai kedok untuk menyebar kegundahan rakyat indonesia????
mas
28/08/2009 pada 9:41 pm
TERUSKAN JIHAD, PANTANG MENYERAH…….
AHLAN
28/08/2009 pada 1:33 am
kayanya aparat ma antek2 kufar udah dicuci otak ma setan yah…..
toni
28/08/2009 pada 2:10 am
kami ada di barisan mu….biarkan saja para musuh Alloh tertawa dan berbangga tpi ingat dunia ini hanya sebentar mereka menggadaikan akherat hanya untuk kemuliaan dunia…ALLOHU AKBAR lanjutkan perjuangan kumandangkan jihad…
ahmad
28/08/2009 pada 4:24 am
Maha Suci ALLAH,
ALLAHUAKBAR,…!!!
ALLAHUAKBAR,…!!!
ALLAHUAKBAR,…!!!
Hamba Allah
28/08/2009 pada 5:01 am
mang agak aneh juga ya, kalo masih bisa dipanggil/didatangi kenapa harus diumumkan dpo?
klo mang mo buat “sinetron” yang rapih dikit ngapa, jangan kliatan boongnya…
dan smoga kejadian2 tersebut bukan untuk cari perhatian dari pemerintah, dengan harapan anggaran terorisme ditambah, apalagi denger2 tni juga mo ikut bantuin, kan jadi kebagi tuh anggarannya…
btw arrahmah ga dibredel kan…?
klo dibredel, nyata bener bangsa indonesia mo diancurin oleh pihak asing lewat tangan sendiri, coz situs yang menyampaikan kebenaran dibredel, situs porno dibiarin aja gak diblok padahal udah ada uu nya…
selain itu juga situs yang jelek2in islam dibiaran bahkan terkesan aman2 aja, kecuali umat dah ribut/protes…
boycott zionist goods
28/08/2009 pada 6:26 am
kpd yth Bp. SBY Bp. BHD dan Bp.2 yg lain “takutlah pada ALLAH” jgn takut pd yg lain. Ingatlah semua ini akan dimintai pertanggung-jawabanmu satu org ummat yg terzolimi sudah cukup untuk menyeretmu ke neraka jahannam meskipun amalmu sebesar gunung.Tegakkan hukum ALLAH
AlMuntazar
28/08/2009 pada 6:47 am
ada pemberitaan di awal liputan temanggung, bhw ada sebagian masyarakat lihat dua org dieksekusi di suatu tempat di sana; tapi mayat mrk raib; mungkin itu Air dan Eko? lalu mayatnya dibawa ke jatiasih, dibuat skenario dor-doran biar Islam difitnah lg
Mujahid
28/08/2009 pada 7:09 am
@dss
Sebaiknya anda lebih berfikiran luas lagi saudaraku. Islam saat ini telah diperangi. Sipil muslim dengan jumlah jutaan orang sudah dibantai dengan cara dibombardir oleh AS, NATO dan sekutunya di Iraq, Afghanistan, Palestina, Chechnya dll. Itu sama saja dengan telah membantai seluruh kaum muslim yang ada di dunia, termasuk tentunya yang di Indonesia ini. Oleh karenanya seluruh permukaan bumi Allah ini dengan sendirinya juga merupakan AREA PERANG.
Sesama Muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, yang jika salah satu bagian tubuh disakiti, maka secara otomatis akan sakitlah seluruh bagian tubuh lainnya (al Hadits)
Dalam Islam sangat ditekankan tentang QISHASH (balasan setimpal namun tidak boleh berlebihan/melampaui batas).
Sipil muslim boleh dibantai dengan cara dibombardir, sementara sipil musuh tidak boleh diperlakukan yang sama. Bagi yang melakukannya maka otomatis akan dicap sebagai TERORIS. Adilkah hukum seperti itu?
Bisakah anda memberikan penjelasannya bahwa hukum tsb adalah adil? Orang-orang kafir membantai (membombardir) kaum muslim dibiarkan (dibolehkan) yang pelakunya tanpa tersentuh hukum sedikitpun dan tidak disebut TERORIS, sementara ada segelintir kaum muslim yang melakukan pembalasan dengan serta merta langsung dituding sebagai TERORIS dan dikenakan sanksi hukum bahkan dihukum mati. Ketentuan ini adalah adil. Begitukah?
M. Sejuki
28/08/2009 pada 7:42 am
QISHOS… ORANG YANG MEMBUNUH HARUS DI BUNUH LAGI ITULAH QISHOS YANG BENAR…
SEJUKI..!! BELAJAR AGAMA LAGI YANG BENER…
SEKARANG SIAPA YANG MEMBUNUH, DAN SIAPA YANG DI BUNUH… AFALAA TA’QILUUN.. PEMAHAMAN YANG ANEH..
COBA ANDA PIKIR.. TERORIS KEPARAT ITU KAN DANA NYA BANYAK.. BERARTI BISA DONG PERGI KE PALESTINE ATW KE DARUL HARB YANG SEDANG TERJADI… BOMBARDIR SANA ISRAEL.. ATAW YANG JELAS JELAS NEGARA KAFIR.. AMERIKA ATAU SINGAPUR…
bintang
28/08/2009 pada 11:03 am
piye mas taufiq neH?
1. emang polisi gk ngomong 4, tapi menurt berita mereka ngomong ada 3. 4 ato 3 sama aja ketidakakuratan intel2 mereka.gmna pasukan yang katanya “khusus”, tapi identifikasi obyek aja gk beres!(bahkan udah dibantu robot segala)
2.klo masalah penyebutan nordin dan kabar media, itu udah gk jadi soal lagi kerena emang polisi juga yang “mengundang” media untuk menyaksikan “Sinetron” mereka-agar bisa menjadi hot gosip dan agar terjadi bias kemana2 (karena emang sebagian penulisan di media kita pada “kampungan dan gk profesional”!) dan dengan begitu densus mudah menglihkan perhatian massa dengan menysusun sinetron secara simultan di jati asih.
jadi gt kira2 mas arif cara ambil angel nya-jgn kejebak berita2 dimedia2 kita dan omongan para penulis skenario .
byangkan drama 17 jam, pemain ratusan badut dengan dana milyaran ternyata korbannya (yang mestinya bisa dijadikan sumber untuk mengungkap kasus) malah di mati in! itupun hanya kena pantulanya doang! lucu gak?
udah 2 point dulu aja balasan analisaku. moga itu cukup untuk menyadarkan mas arief dari “kesesatan” membaca berita
budhi satrijo
28/08/2009 pada 8:06 am
he he he sayang, ternyata sinetronnya gagal total. fulus dari washington melayang sudah.
aku
28/08/2009 pada 8:17 pm
Ya Allah bangkitkanlah pemimpin bagi kami yang hanya takut kepada Mu. Yang sayang dan melindungi umat Islam.
Ya Jabbar, Ya Hayyu, Ya Salaam.. islam-Mu di teror. Tolong kami terhadap orang kafir. aamiin.
Cloud Corporation
28/08/2009 pada 8:09 am
bumi ini milik Allah ta’la dan diperuntukkan untuk orang – orang beriman jadi tidaklah pantas orang – orang kafir hidup di bumiNya……
Syaifulloh
28/08/2009 pada 8:37 am
maaf apa arti kafir.kalo benar kita islam wajib lah kita membuat kaum kafir menjadikannya kaum islam.itulah sifat nabi muhammad saw.
CIPTAAN ALLAH
30/08/2009 pada 11:25 pm
Umat islam seperti Lebah:
Bila salah satu ada yang teraniaya maka mereka semua bersatu membantu sampai nyawa penghabisan
Amsionk
28/08/2009 pada 9:02 am
Ya Alloh, lindungilah umat muslim. Tunjukkanlah yang benar itu benar, yang salah itu salah. Berilah petunjuk dan kesadaran kepada aparat, pemerintah dan masyarakat indonesia. Amin
Fulan
28/08/2009 pada 9:07 am
Kepd DENSUS 88. Keparat Polisi… Hendaklah kalian bekerja dengan baik.. Salah-salah nanti kalo umat islam mengamuk.. Kalian akan jadi santapan utamanya
Lapasima
28/08/2009 pada 9:15 am
sekarang yang penting kita doakan saudara kita M.Jibril semoga slalu dalam lindungan ALLAH,saya coba memberi penjelasan : selama ini setiap presiden atau pemimpin yang memusuhi umat islam pasti matinya penuh dengan siksaan dulu baru mati contoh sukarno sebelum mati dia sakit sakitan dan dipenjara pula oleh suharto,suharto sebelum mati dilengserkan dan dihinakan oleh ALLAH terussakit berbulan-bulan baru keok,yang kita tunggu sekarang gusdur sudah lama buta dan ga bisa jalan skarang saya dengar lagi sakit-sakitan,cuma bpk habibi saja yang kelihatannya baik2 saja sama ibu mega walau merekapun hampir sama aja.
sulaiman
28/08/2009 pada 9:17 am
Perlu anda ketahui AAS,islam itu dien tauhid,sesuai dg surat annas,”katakanlah ALLAH itu rab ( pengatur ) manusia, Allah itu Malik ( raja/pemimpin ) manusia, Allah itu Illah ( pusat pengabdian).aturan nya Al Qur an dan Sunnah, untuk lebih jelas,buaka n pelajari trus pahami, hayati tu Al Qur an,lu liat deh surat al maidah 44.
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
al maidah 54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui
H. al Islam
28/08/2009 pada 9:42 am
Polisi udah kecapekan nungguin kali tuh.. :p
)
jadinya malah asal nembak aja … yang penting selesai urusan terus pulang kumpul sama keluarga dirumah santai.. hehehe
rido
28/08/2009 pada 9:50 am
jurnalis islam di tangkap?? kemana LSM yg sering menyuarakan demokrasi, kebebasan berpendapat.. teriaka jihad aja sampe diculik segala??!! apa antek2 soeharto masih punya gigi ya??
rido
28/08/2009 pada 9:52 am
setuju pak taufiq, saya inginnya Islam yang penuh kedamaian, tidak saling menghujat, orang kafir yang ada di Indonesia yang mayoritas muslim pun wajib kita lindungi.. Wahai saudaraku Damai lah.. Ayo Noordin bom aja negara-mu sendiri, disana paling banyak orang Kafirnya
iwan
28/08/2009 pada 10:03 am
Kita serahkan semua ini pada Alloh,biarkan DIA yang jawab,kita sudah di serukan agar berbuat kebajikan,tetapi tidak satupun yang me respon,lihat bencana tsunami,gempa bumi,penyakit,ketakutan,kelaparan melanda bumi Indonesia,tidak kah peringatan-peringatan dan teguran-teguran itu kita rasakan.Inti nya adalah Perbaikan diri sendiri baru perbaiki apa yang telah di serukan.ingat tipu daya dajjal yang ingin merusak ke imanan kita,menghancurkan dan adu domba umat muslim sudah terlihat jelas tanda-tanda kiamat sudah mendekati.
Zec_abdillah
28/08/2009 pada 10:09 am
WARNING !!!!! (saat-saat ini dan seterusnya)
Laki-laki berjenggot
Wanita bercadar
Santri yang baru keluar dari pesantren
Yang memiliki buku dan film jihad (terutama terbitan Arrahmah)
Orang yang membawa,membaca dan mengkaji al-quran
Orang yang aktif di masjid
Orang yang mengucap dan menjawab salam
Orang yang selalu berdzikir kepada Alloh
Orang yang ….. ASYIDDAA-U ‘ALAL KUFFAR
Itulah pesan dari Gereja buat aparat Densus/pansus/mansus/kopsus dan asu(s)
Al-Majnun
28/08/2009 pada 10:20 am
http://www.youtube.com/watch?v=G3yjS_J59vk ==> sumber dana Banci 88
arwah_amrozi
28/08/2009 pada 10:47 am
Memang berita penembakan densus 88 di temanggung ini beritanya hampir semuanya simpang siur (gak jelas)… sana-sini saling tuding, kita sebagai umat muslim hrs bs menanggapi semua itu dgn baik .. & jgn ikut2an saling tuding juga … balik lg semuanya ke Allah.
riqsurya
28/08/2009 pada 10:56 am
Ya Allah S.W.T. Teguhkanlah, Mantapkanlah dan Bimbinglah kami di jalan-Mu ya Allah S.W.T.
Abdul Rahman
28/08/2009 pada 11:06 am
Untuk @Cah Ndeso (28/08/2009 at 9:08 am)
Anda komen :
Mas M Sejuki.. Anda benar Islam tidak mengenal batas negara bla bla bla.. Jadi apa bedanya Para Teroris di indonesia dengan Amerika, dan Yahudi dsb yang membunuh Muslim di Indonesia dengan Bom???
Yang dimusuhi Yahudi+Amerika koq yang jd Korban malah Muslim di Indonesia??
kalo mau Bom dong Amerika dan Izrael.. jangan Indonesia…
Saya memang tidak sepinter anda dlm agama… saya cuma wong ndeso..cuma saya heran.. jihad koq yang mati dan rugi juga muslim itu sendiri.. sekali lagi ma’af..
Tanggapan saya :
1. Jelas beda antara Teroris Amerika, Nato, Yahudi dkk dengan yang ada di Indonesia. Teroris Amerika, Yahudi dkk berpatokan pada hukum ada di tangan mereka (boleh melakukan apapun saja meski membantai anak kecil muslim sekalipun), sementara yang di Indonesia dan para mujahidin di manapun hanya melaksanakan Hukum Qishash dengan sasaran kepentingan kaum kuffar di manapun mereka berada sebagai balasan atas kesewenangan mereka. Terhadap yang muslim ikut jadi korban. Itu hanyalah ekses. Begitulah jika sudah BOM yang berbicara. Pertanyaannya adalah kenapa sudah tahu bahwa kepentingan Amerika, Nato dan sekutunya yang jadi sasaran Mujahidin, kok masih mau saja dekat-dekat area tsb? Apa gak ada tempat lain yang lebih pantas didekati?
2. Jihad dapat dilakukan di mana saja tanpa kecuali, asalkan semuanya itu demi membela harga diri kaum muslimin dan karena Allah semata bukan karena yang lain. Anda tidak perlu heran, jika anda mau mendalami, merenungi dan mengkaji Islam lebih mendalam lagi. Sejarah Islam penuh demi heroik-heroik yang selalu membuat gentar dan bergetar ketakutan musuh-musuh Allah. Jihad melakukan perlawanan dengan kaum Kuffar terbagi 3 cara yaitu dengan Tangan, dengan Lidah dan dengan Hati. Yang melawan dengan hati itulah yang selemah-lemahnya iman, tentu saja yang dengan tangan (kekuatan fisik) yang sekuat-kuatnya iman. Yang melawan dengan lisan, itulah yang imannya tengah-tengah (Al Hadits)
Wallahu a’lam bishshawaab
M. Sejuki
28/08/2009 pada 1:25 pm
Terhadap yang muslim ikut jadi korban. Itu hanyalah ekses. Begitulah jika sudah BOM yang berbicara. Pertanyaannya adalah kenapa sudah tahu bahwa kepentingan Amerika, Nato dan sekutunya yang jadi sasaran Mujahidin, kok masih mau saja dekat-dekat area tsb? Apa gak ada tempat lain yang lebih pantas didekati?
yang ini persis omongan George Bush
…tp versi amerikanya pastilah …
Faizal
28/08/2009 pada 3:12 pm
@Faizal
Persis omongan George Bush dengan versi Amerikanya?
He… he… he… Kok persis? Saya tidak tahu apakah anda menulis dalam keadaan sadar atau tidak.
Persisnya di mana? Bisakah anda uraikan lebih lanjut?
M. Sejuki
28/08/2009 pada 5:29 pm
M. sejuki anda itu ga tau apa2 tentang islam, tapi ngomongnya kaya ulama yg sudah berpengalaman aja. hahahaaa
azahra
29/08/2009 pada 12:03 pm
Wahai kaum muslimin !
Umat Islam saat ini sudah dimusuhi secara sistematis memanfaatkan peran lembaga negara. Amerika dan Yahudi telah menancapkan pengaruhnya di tubuh Polri, khususnya Dendeng Usus 88.
Islamophobia diopinikan oleh mereka dan kita tidak boleh tinggal diam, atau hidup kita akan sia-sia belaka. Berbuatlah semampunya melawan jaringan teroris yang berbaju aparat negara. Mereka mulai meneror umat Islam.
Kita bukan berhala dan kita bukan pula seonggok bangkai.
Kita harus berbuat,
Kita harus berbuat,
Semampunya..
al-Faruq 'Umar
28/08/2009 pada 6:03 pm
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS.Al-Baqara:208)
Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a.: “Ali bin Abi Thalib mengirimkan sebatang emas yang belum diangkat dari cetakannya kepada Rasulullah Saw. Rasulullah Saw. Membagikannya kepada empat orang: Uyainah bin Badr, Aqra’ bin Habis, Zaid Al-Khail, dan yang keempat adalah ‘Alqomah atau Amir bin Thufail. Melihat hal itu salah seorang sahabatnya berkata, “Kami lebih berhak atas emas tersebut dari pada orang-orang ini,” Ketika kabar itu didengar Rasulullah Saw., Rasulullah Saw. Berkata, “ Tidakkah kalian mempercayaiku meskipun aku orang yang terpercaya di langit (surga)? Aku menerima kabar dari langit, baik pagi hari maupun sore hari.” Tiba-tiba seorang laki-laki dengan mata cekung, tulang pipi cembung, dahi menonjol, berjanggut tipis, berkepala gundul dan menggunakan ikat pinggang berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah! Takutlah kepada Allah.” Nabi Saw. Berkata, “Celaka kamu. Bukankah di muka bumi ini akulah yang paling takut kepada Allah?” Orang itu beranjak dari tempat duduknya. Khalid bin Walid berkata, “Ya Rasulullah! Izinkan kutebas lehernya.” Nabi Saw. Berkata, “Jangan, ia mengejakan shalat.” Khalid berkata, “Banyak orang yang shalat dengan lidahnya, bukan dengan hatinya.” Rasulullah Saw. Berkata, “Aku tidak diperintah Allah untuk menyelidiki hati seseorang atau mengetahui isi perutnya.” Kemudian Nabi Saw. Berpaling ke arah orang itu ketika orang tersebut hendak pergi dari situ dan berkata, “Dari keturunan orang ini kelak akan muncul orang-orang yang fasih dan elok membaca Al-Qur’an tapi hanya sampai tenggorokannya. Mereka berlepas dari agama (Islam) seperti melesatnya anak panah.” Aku kira Nabi Saw. Juga berkata, “Seandainya aku hadir pada masa itu, aku akan membunuh mereka sebagaimana bangsa Tsamud dibinasakan.” [ HR. Bukhari, 5:638-S.A.]
dari ayat Al Qur,an dan hadits Rasul SAW di atas, kita dapat ambil perenungan bahwa, sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita memahami Islam yang telah diajarkan Rasul SAW, baik yg ada dalam Al Qur’an maupun Assunnnah secara keseluruhan, agar tidak salah dalam menentukan tindakan amaliah ibadah kita dengan benar, sebagaimana yang telah dilakukan oleh para sahabat, tabi’in, tabi’ut-tabi’in, dan ulama-ulama salaf terdahulu.
kita ingat, siapa yang telah membunuh Sayyidina Ali Kw.? Dia adalah seorang yang hfidz Qur’an, tapi kurang bisa memahaminya dengan benar, hingga ia melakukan tindakan yang salah, membunuh Seorang Amirul Mukminin, Sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw. yang telah diridhoi Allah.
Semoga kita mendapat petunjuk dari Allah dalam memahami Islam yang diridhoi Allah SWT. Amin
musthafa
28/08/2009 pada 7:05 pm
Semoga negri ini damai dan kbenaran akan selalu benar…
Suroso
28/08/2009 pada 7:47 pm
Lho kan yang mulia bapak KAPOLRI yang berkata bahwa musuh negara adalah umat Islam sehingga setiap pengajian harus diawasi. Saya sempat mendengar adsa pejabat daerah yang berkomentar sakit hati atas pernyataan kapolri, ternyata negara kita ORBA jilid 2. Pejabat tersebut bilang bahwa hatinya terluka seharusnya kita orang muslim diajak “menyadarkan” teroris, bukan malah diawasi.Pejabat tersebut berkata bahwa saya sudah ikut membangun negara ini sejak Kapolri masih anak anak, dan saya adalah muslim yg taat (menurut beliau). Sekarang sama bapak kapolri sudah dianggap kelompok teroris.
aku
28/08/2009 pada 8:21 pm
tenang bos kebenaran pasti menang, jangan kira senang bikin fitnah pasti dunia, kubur, akhirat dijamin sengsara..doakan bila mereka Islam agar sadar telah menjadi pion musuh Islam dan doakan bila mereka memusuhi Islam menjadi cinta pada Islam krn Islam sempurna dan tidak akan ada yang pernah bisa menghancurkan BAYANGKAN DAJJAL AJA GA BISA HANCURKAN ISLAM apalagi cecunguk pengikut SETAN. MUSUH ISLAM PASTI HANCUR sudah sunnatullah kalau keadaan seperti sekarang ini sebagaimana telah digambarkan Nabi kita tercinta Muhammad. saudaraku semoga kita dikumpulkan dalam surganya dan ALLAH memperlihatkan siapa pembuat fitnah dan kerusakan dibumi INDONESIA dan Dunia ISLAM.
dodol
28/08/2009 pada 10:07 pm
ya Alloh lindungilah mujahidin dimanapun berada,smoga ada ulama yg memfatwakan kebangkitan islam dg jihad sekarang dimulai,di negeri ini .wahai ulama itu,engkau kami tunggu
zero
28/08/2009 pada 10:56 pm
Sya seorang muslim tapi saya ngk hbis pikir knp sesama manusia harus berperang,bukankah setiap agama mengajarkan kebaikan!!!bukanya aksi sok jihat,km tau pelaku bom seperti nordin m top,sama saja merusak pandanggan orang terhadap Islam..
oksa
29/08/2009 pada 11:04 am
terus berjuang mujahid…..kalian pembela umat, biarpun umat itu membencimu…..semoga alloh memudahkan perjuanganmu………amien
arek nakal
29/08/2009 pada 12:16 pm
biarin aj aparat mantau ceramah ceramah ustadz,biar mereka pada sadar dan kembali k jalan allah,kalo dasarnya setan denger ceramah & ayat Allah,pasti mereka kepanasan dan lari ngibrittttt
jihad
29/08/2009 pada 1:17 pm
Sebenarnya pengertian jihad itu sejauh apa.
Bisa tidak, jika bahasa Arab menjadi bahasa internasional mengalahkan bahasa inggris, atau perang lain selain perang fisik.
Jangan sampai ada muslim (pihak2 yg krg btanggung jawab) menjatuhkan muslim yg lain (mencoreng nama baik).
Mungkin untuk jihad, knp tdk d Palestine saja, Indonesia masih terlalu tabu. Mengancam jiwa pa presiden kan hidup&mati hanya di tangan ALLAH swt.
ALLAH yang Maha Mengetahui.
wahid
29/08/2009 pada 3:18 pm
ALLAHU AKBAR!!
BANGKITLAH TENTARA ALLAH!!
JIHAD FIE SABILILLAH!!
al-amboni
29/08/2009 pada 3:39 pm
Wajarlah ktika Togut berkuasa,,,mereka berusaha mempertahankan eksistensi mereka…dengan menekan orang2 beriman, karena disinyalir orang2 beriman dan berjuanglah yang akan kembali merebut bumi Alloh ini dari cengkraman kaum kuffar (Qs 24 : 55)
elfatih
30/08/2009 pada 7:08 pm
orang amrik n australia yang mampus belum jutaan orangkan. dibanding kaum muslimin yang dibantai di palestina, irak dan banyak lagi. kita orang muslim sering lupa bagaimana dunia mengutuk amerika memerangi irak tanpa alasan jelas dan bagaimana israel membantai saudara kita di palestina.
Ahmad
30/08/2009 pada 9:53 pm
JIHAD maju terus.
Mr.J
31/08/2009 pada 10:54 am
Yang menjadi pertanyaan saya adalah betulkah bom2 yang selama ini meledak di Indonesia hasil kerjaan para mujahidin? Saya justru curiga bahwa bom yang selama ini diledakkan di Indonesia adalah ulah para agen CIA yang selama sekian tahun berkeliaran di Indonesia.
Sangat disayangkan ketika bom meledak, maka jari tangan bangsa Indonesia langsung tertuju kepada gerakan2 Islam di Indonesia. Kapan jari telunjuk itu tertuju kepada agen2 asing (Amerika Cs) yang sudah sekian lama menginginkan Indonesia menjadi negara bagiannya?
Warhan Latief
31/08/2009 pada 11:34 am
Mengenahi penangkapan di Temanggung……Kalo tidak sesuai UU, harusnya DPR atau MPR mengajukan gugatan dunk…..PKS dimana nih….PBB dimana nih….PPP dimana nih….tolong kasih keterangan yang jelas
Tri Atmana
31/08/2009 pada 2:23 pm